Kasus Pembunuhan Siswi SMK Masih Misteri, FBI Turun Tangan, Rekaman CCTV Dibawa ke Amerika

Untuk mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK Adriana Yubelia Noven Cahya, kepolisian bekerjasama dengan Federal Bureau Investigation (FBI)

Kasus Pembunuhan Siswi SMK Masih Misteri, FBI Turun Tangan, Rekaman CCTV Dibawa ke Amerika
Kolase
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus pembunuhan terhadap siswi SMK, Adriana Yubelia Noven Cahya (18) di Kota Bogor masih menjadi misteri.

Untuk mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK Adriana Yubelia Noven Cahya, kepolisian bekerjasama dengan Federal Bureau Investigation (FBI).

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan dokumen video rekaman CCTV yang merekam kejadian pembunuhan tersebut kepada pihak FBI.

Dokumen tersebut dikirim melalui perwakilan FBI yang memiliki legal atase di Jakarta untuk nanti dibawa ke Amerika.

"Kita berkoordinasi dengan FBI karena kita anggap mereka punya alat yang lebih komplit.

Dokumen kita kirim ke sana, sudah melalui perwakilan FBI di Jakarta. Kemarin saya berkoordinasi nanti mereka bawa ke Amerika," kata Hendri kepada wartawan dilansir Tribunlampung (Tribunjambi network) dari Tribunnewsbogor, Minggu (3/3/2019).

Baca: Yuk Coba Campurkan Shampo dan Garam, Lihat Hasil Menakjubkan Pada Rambutmu

Baca: Live Streaming Indosiar & Vidio.com - Persita Tangerang vs Persela Lamongan, Kick Off 15.30 WIB

Baca: Gubernur Jambi, Pagi Ini Lantik Bupati dan Wakil Bupati Kerinci di Rumah Dinas

Baca: Terungkap, Inilah Identitas 25 Pria Yang Tidur Dengan Lucinta Luna, Isi WhatsApp (WA) Bocor

Ia menjelaskan bahwa video tersebut nantinya akan diproses dalam digital forensik oleh FBI menggunakan alat canggih.

Agar gambar dari video CCTV tersebut bisa lebih jelas dan wajah pelaku pembunuhan bisa dengan mudah diidentifikasi.

Hendri juga menuturkan bahwa proses dari digital forensik FBI ini diperkirakan akan selesai selama 1 bulan.

"Nanti mereka (FBI) lihat, mereka urai, bisa gak yang blur-blur itu jelas. Bukan alatnya kita pinjam. Kemarin janji sama saya 1 bulan," ungkap Hendri.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved