KPU Provinsi Jambi Yakini, Tidak Ada WNA Masuk dalam Daftar Pemilih Tetap

"Bila nanti ditemukan ada WNA yang terdaftar dan datang ke TPS. Kami perintahkan untuk cek e-KTP nya. Bila orang asing, langsung coret,"

KPU Provinsi Jambi Yakini, Tidak Ada WNA Masuk dalam Daftar Pemilih Tetap
(Twitter)
Beredar sebuah foto e-KTP WNA berinisial GC yang dikaitkan masuk dalam daftar pemilih. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dunan Naris

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Beberapa waktu lalu, heboh temuan warga negara asing (WNA) masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) di beberapa daerah di Indonesia. Namun, ternyata hal itu tidak membuat kekhawatiran pihak KPU Provinsi Jambi.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Nur Kholik, Komisioner KPU Provinsi Jambi.

"Untuk DPT Jambi tidak ada WNA yang terdaftar,"ungkap Nur Kholik, Jumat (1/3/2019).

Baca: KPK Panggil 14 Kepala Daerah, Pengamat: Kepala Daerah Bisa Jadi Tersangka

Baca: Heboh WNA Punya E-KTP- M Hanif Dhakiri Sebut Hoaks, Disdukcapil Cianjur Sebut Bukan Hoaks

Baca: Lokus Stanting Difokuskan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Heran

Alasan keyakinannya itu didasarkan pada apa yang sudah mereka perbuat. Sebab, sejak mereka menerima data pemilih dari pusat, data tersebut langsung di coklit. Sehingga kecil kemungkinan ada WNA yang masuk dalam DPT saat ini.

"Data itu sudah kami coklit langsung. Jadi kecil kemungkinannya,"terang Nur Kholik.

Namun, bila ternyata masih ditemukan ada WNA yang masuk dalam DPT dan akan mencoblos pada pemilihan nanti. Mereka akan mengintruksikan kepada KPPS untuk mengecek e-KTP yang bersangkutan. Bila ternyata itu pihak WNA, maka harus langsung dicoret.

Baca: E-KTP WNA dan E-KTP WNI Ternyata Punya Banyak Perbedaan

Baca: Cerita Haru Anies Baswedan Cium Remaja yang Kritis, Nyanyikan Lagu Persija & Meninggal Usai Operasi

Baca: Spectaxcular 2019, Ingatkan Wajib Pajak Bayar dan Lapor Pajak Bisa Secara Online

"Bila nanti ditemukan ada WNA yang terdaftar dan datang ke TPS. Kami perintahkan untuk cek e-KTP nya. Bila orang asing, langsung coret," tegas Kholik.

Sebelumnya ketika Forum Umat Islam (FUI) melakukan aksi di kantor KPU Provinsi Jambi, salah satu permintaan mereka adalah agar KPU mewaspadai masuknya WNA dalam DPT.

Dan, memerintahkan petugas di TPS untuk menolak keterlibatan orang asing dalam pemilu agar menjadi pemilu yang berkualitas dan bermartabat. (*)

Penulis: dunan
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved