Terungkap Kisah Cinta Prabowo Subianto, Jatuh Cinta Pada Perawat Dan Fakta Menikahi Titiek Soeharto.
Sebagaimana manusia biasa, dia juga sempat merasakan jatuh cinta pada wanita yang merupakan seorang perawat saat masih aktif menjadi prajurit TNI.
TRIBUNJAMBI.COM - Terungkap kisah Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang kisah cinta dan problematika hidupnya.
Sebagaimana manusia biasa, dia juga sempat merasakan jatuh cinta pada wanita yang merupakan seorang perawat saat masih aktif menjadi prajurit TNI.
Selain itu dia juga sempat menyampaikan cita-citanya jika tidak lagi di dunia politik.
Cerita itu ia ungkapkan di sela-sela pidato pembukaan acara dialog silaturahim bersama komunitas kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).
Awalnya, Prabowo Subianto mengatakan dirinya selalu memiliki masalah emosional jika bicara soal bidang kesehatan.
Sebab, ibunya merupakan seorang perawat.
Baca: Si Kecil Lambat Bicara? Mungkin 4 Hal Ini Jadi Penyebabnya, Orangtua Wajib Waspada!
Baca: Lowongan Kerja Jambi Maret 2019 di 27 Perusahaan, Posisi Sopir, Admin, HRD, Dsb, Ini Alamatnya
Baca: Beredar Dukungan Keluarga Sandiaga Uno Dukung Pasangan Capres Jokowi-Maruf, Ini Jawaban Sandiaga
Baca: Ramalan Keuangan Zodiak Bulan Maret 2019 - Pisces Dikontrol Pengeluaran, Virgo Cari Kerja Sambilan
Ketua Umum Partai Gerindra itu ingin mendirikan akademi perawat dan rumah sakit untuk menghormati ibunya.
Kemudian ia bercerita bagaimana bapaknya saat itu bertemu pertama kali dengan ibunya ketika dirawat di rumah sakit.
"Jadi mungkin perlu dibikin film, filmnya agak klise tapi ya begitulah," kelakar Prabowo yang mengundang tawa ratusan tenaga kesehatan yang hadir.
Setelah itu ia menceritakan kisah dirinya yang hampir mirip dengan kisah ayah ibunya.
Ia mengaku pernah jatuh cinta dengan seorang perawat saat dirawat di rumah sakit.
"Saya juga pernah sakit waktu itu, ya sempat jatuh cinta juga dengan perawat…"
Para peserta dialog kembali tertawa mendengar ucapan Prabowo Subianto.
Namun, lanjut Prabowo Subianto , begitu sembuh dan kembali ke daerah operasi militer, ia tak pernah berjumpa lagi dengan perawat itu.
"Saya begitu sembuh dikirim lagi ke daerah operasi jadi enggak sempet ketemu lagi perawat itu," ucap Prabowo sambil tertawa.
Prabowo Bandingkan Perawat dan Tentara
Calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan, profesi tenaga kesehatan merupakan profesi mulia.
Sebab profesi itu berurusan dengan menyelamatkan nyawa manusia.

Hal itu ia ungkapkan saat berpidato di depan ratusan tenaga kesehatan acara dialog silaturahim bersama komunitas kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).
"Profesi Anda di bidang kesehatan itu sebetulnya pekerjaan yang mulia karena Anda berurusan dengan menyelamatkan nyawa," ujar Prabowo Subianto.
Lantas ia membandingkan dengan pekerjaan yang pernah digelutinya, yakni tentara.
Baca: FB LIVE Tutorial Menggambar Kak Ruli, Kartunis Atuk Kulup Tribun Jambi Lagi Bareng Adik-adik TK
Baca: Dugaan Human Trafficking di Kelapa Gading Jakarta, Ibu Korban Temui Hotman Paris di Kopi Johny
Baca: 8 Tanda Pacarmu Nggak Niat Serius Denganmu, Putusin Sebelum Nyesal!
Tentara, kata Prabowo Subianto, cenderung lebih dekat dengan menghilangkan nyawa manusia.
Bahkan ia sempat berkelakar bahwa profesi tentara kurang mulia dibandingkan dengan tenaga kesehatan.
"Sebetulnya tentara itu pekerjaannya perlu ya tapi agak kurang mulia juga. Maaf, bukan saya enggak loyal tapi kita kan tugasnya menghilangkan nyawa," ujar Prabowo.
"Tapi tentunya kita menghilangkan nyawa yang mengancam keselamatan bangsa negara dan rakyat kita," ucapnya.
Prabowo pun menegaskan bahwa seorang prajurit, meski dilatih untuk berperang, namun dilarang untuk melukai atau mengancam keselamatan orang yang tidak berdosa.
Menjadi seorang prajurit, kata dia, memiliki kewajiban untuk membela seluruh bangsa dan negara.
Bukan hanya membela suatu golongan tertentu saja.
"Orang yang jahat pun kita harus kasih peringatan, kalau masih terus mengancam keselamatan orang banyak terpaksa kita harus lindungi," tutur Prabowo Subianto.
"Jadi, prajurit yang benar adalah prajurit yang membela seluruh bangsa negara dan rakyat. Tidak boleh membela suatu golongan saja," ujar mantan Komandan Jenderal Kopassus itu.

Prabowo menikah dengan putri Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau dikenal sebagai Titiek Soeharto pada 8 Mei 1983.
Pasangan ini dikaruniai seorang anak. Pada 1984, lahirlah Ragowo Hediprasetyo.
Buah pernikahan Prabowo-Titiek itu lebih dikenal sebagai Didit Hediprasetyo alias Didit Prabowo.
Didiet menghabiskan sebagian masa sekolahnya di Boston, AS dan kini tinggal di Paris, Prancis.
Cerai
Perkawinan pasangan ini berakhir dengan perceraian.
Namun tidak diketahui secara persis kapan Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto resmi bercerai.
Pada masa kampanye Pilpres 2014, Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto diisukan bakal rujuk lagi, tapi isu itu tak pernah terjadi hingga kini memasuki masa Pilpres 2019.