Asal-usul Julukan "Kyai Jarum Super" Untuk Cawapres Maruf Amin, Gara-gara Gurauan

Maruf Amin, jika ingin keliling Indonesia bisa santai tak terburu-buru. Lalu dia pun melontarkan guyonan.

Asal-usul Julukan
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Calon Wakil Presiden, Maruf AminKOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNJAMBI.COM, CIREBON - Calon wakil presiden nomor urut 01, KH Maruf Amin dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Kempek Cirebon, Jawa Barat, menyatakan dia maju cawapres dampingi Jokowi bukanlah keinginannya.

Sebenarnya, Maruf Amin mengaku lebih nyaman sebagai Rais Aam PB NU dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sebab, bagi Maruf Amin, jika ingin keliling Indonesia bisa santai tak terburu-buru. Lalu dia pun melontarkan guyonan.

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin berbicara kepada media di Tasikmalaya, Minggu (21/10/2018).
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin berbicara kepada media di Tasikmalaya, Minggu (21/10/2018). (Ist/Tribunnews.com)

"Kalau sekarang jadi cawapres, kayak sopir taksi ngejar setoran, muter. Sampai saya disebut kiai 'jarum super' jarang di rumah suka pergi, muter terus," kata Maruf Amin di Kompleks Ponpes Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Senin (25/2/2019).

Baca: BPN Prabowo-Sandi Bela Emak-emak Sebar Hoax Azan Dilarang dan Kawin Sejenis Dilegalkan Paslon 01

Baca: Numpang Hidup di Rumah Kekasihnya, Pria Ini Bunuh Anak Balita Pacarnya Gara-gara Hal Sepele

Baca: VIDEO: Live Streaming Timnas U-22 Indonesia vs Thailand di RCTI, Ini Rekor Indonesia Hadapi Thailand

Gurauan Kiai Maruf itu pun langsung disambut gelak tawa oleh santri dan para kiai yang hadir di Ponpes Kempek.

Kemudian Kiai Maruf mengulas kembali dinamika pemilihan cawapres Jokowi menjelang pendaftaran ke KPU pada September 2018 lalu.

Ia menegaskan, NU tak pernah mengancam Jokowi perihal posisi cawapres.

Baca: VIDEO: Live Streaming Timnas U-22 Indonesia vs Thailand di RCTI, Ini Rekor Indonesia Hadapi Thailand

Baca: Numpang Hidup di Rumah Kekasihnya, Pria Ini Bunuh Anak Balita Pacarnya Gara-gara Hal Sepele

Baca: Kalah Judi Rp 67 Miliar, Suami-Istri Ini Bangkrut: Terjadilah Hal Mengerikan Ini

"PBNU tidak meminta apalagi mengancam, Pak Jokowi minta cawapres, kalau ada yang cerita bahwa PBNU mengancam, enggak ada itu," ungkapnya.

Mantan Wantimpres di era SBY itu menegaskan NU tak pernah mengintimidasi. Namun, ia membenarkan NU memang menawarkan pilihan kepada Jokowi agar memilih cawapres kader NU.

Halaman
12
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved