Bawaslu Jateng Nyatakan Ganjar Dan 31 Kepala Daerah Melanggar Aturan ASN

Pelanggaran yang dilakukan bukan terkait dengan kampanye melainkan pelanggaran terkait dengan netralitas Aparatur Sipil Negara.

Bawaslu Jateng Nyatakan Ganjar Dan 31 Kepala Daerah Melanggar Aturan ASN
Instagram/Ganjar Pranowo
Ketua KAGAMA Ganjar Pranowo Ngevlog di Tribun Jambi 

Hasilnya, Bawaslu menemukan pernyataan dalam rekaman video bahwa deklarasi Ganjar dan puluhan kepala daerah itu masih menyebut jabatan para kepala daerah yang ikut serta.

Hal itu tidak sesuai dengan ketentuan dalam UU Pemda.

Baca: LENGKAP! Ramalan Zodiak Hari Ini Virgo Idaman, Leo Boros, Cancer Hati-hati Ada yang Sirik!

Baca: TERKINI! Harga Ponsel Xiaomi di Bulan Februari 2019, Mulai Redmi Series & Lengkap Spesifikasinya

Baca: Bocah di Foto ini Masuk SD Usia 8 Tahun, Saat Dewasa Dipanggil Jokowi ke Istana & Dekat dengan Raisa

"Kutipan sebagaimana dalam video rekaman acara, 'Ya sekarang saya dengan para kepala daerah, bupati/wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota se-Jawa Tengah yang mendukung Pak Jokowi-Amin Ma'ruf, hari ini kita sepakat untuk mendukung Pak Jokowi-Amin Ma'ruf', poin intinya di situ," ujar Rofiuddin.

Sebelumnya Ganjar diperiksa Bawaslu terkait deklarasi mendukung Jokowi-Ma'ruf di Solo, 26 Januari 2019, pada Jumat pekan lalu.

Politisi PDI-P itu diperiksa selama 1,5 jam dan dicecar 20 pertanyaan.

JOKOWI UNGGUL DI JABAR, PRABOWO UNGGUL DI JAWA TENGAH

Pada Pilpres 2014, perolehan suara Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla kalah telak dari Prabowo-Hatta di Jabar.

Adapun kubu pendukung Prabowo-Sandiaga mengklaim elektabilitas calon mereka terus naik di daerah basis massa pendukung Jokowi, yakni Jawa Tengah.

Jokowi unggul di Jabar Anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengklaim elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Jawa Barat sudah mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno per Kamis (14/2/2019).

Namun, selisih keunggulan pasangan nomor urut 01 itu relatif ketat.

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved