Awas, Agen LPG Jangan Jual Gas 3 Kg ke ASN, Ketahuan Bisa Disanksi Pencabutan Izin Pangkalan

"Sedangkan untuk sanksi ASN, kita juga sudah minta kepada BKPSDMD untuk mengkaji sanksi teguran seperti apa yang akan kita berikan,"

Awas, Agen LPG Jangan Jual Gas 3 Kg ke ASN, Ketahuan Bisa Disanksi Pencabutan Izin Pangkalan
tribunjambi/darwin sijabat
Ilustrasi gas melon 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), telah menerbitkan surat imbauan larangan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabungan ukuran 3 kg bersubsidi kepada setiap Aparatur Sipil Negara (ASN).

Larangan tersebut sudah diterapkan di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung, dan jika masih ditemukan pelanggaran dilapangan, yang dilakukan baik itu pangkalan maupun ASN akan ditindak tegas.

Wakil Bupati Tanjabtim, H Robby Nahliyansyah ketika dikonfirmasi awak media diruang kerjanya menjelaskan, dalam hal ini dirinya juga selaku pejabat pengawas pendistribusian Gas Subsidi sudah membuat intruksi imbauan.

Baca: BKSDA Beberkan Alasan Tanjab Timur Kerap Jadi Perlintasan Penyelundupan

Baca: Menit per Menit Indonesia U-22 vs Vietnam, Semifinal AFF 2019, Lolos Berkat Eksekusi Luthfi Kamal

Baca: Cara LIVE Streaming Levante vs Real Madrid di SCTV, Liga Spanyol 2019 Pekan 25

Surat himbauan yang telah dikeluarkan itu berguna untuk mengantisipasi agar pengguna LPG tabung 3 Kg bersubsidi tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.

Dengan demikian, juga sebagai bentuk untuk mengatasi kelangkaan Gas 3 Kg bersubsidi atau di bumi sepucuk nipah serumpun nibung.

"Jadi, bagi setiap Aparatur Sipil Negara diwilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur tolong bisa dipahami. Dan, bagi agen-agen jangan coba-coba jual Gas Elpiji (3Kg) dengan Aparatur Sipil Negara," jelasnya.

Baca: Cara LIVE Streaming Chelsea vs Manchester City di TVRI, Final Carabao Cup Minggu (24/2/2019)

Baca: Cara LIVE Streaming Chelsea vs Manchester City di TVRI, Final Carabao Cup Minggu (24/2/2019)

Baca: Tim Pembebasan Lahan Dibentuk, Pelebaran Jalan Pattimura Tahun Ini Dilanjutkan

Dan jika masih ditemukan Pangkalan LPG 3 Kg bersubsidi menjual kepada ASN, lanjutnya, maka pihak Pemkab Tanjabtim akan memberikan sanksi pencabutan izin Pangkalan tersebut.

"Sedangkan untuk sanksi ASN, kita juga sudah minta kepada BKPSDMD untuk mengkaji sanksi teguran seperti apa yang akan kita berikan," jelasnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved