Bupati Safrial Minta Camat dan Kades Jadi Ujung Tombak Penerimaan PAD

Desa dan Kecamatan menjadi ujung tombak peningkatan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Tanjung Jabung Barat.

Bupati Safrial Minta Camat dan Kades Jadi Ujung Tombak Penerimaan PAD
Tribunjambi/darwin
Bupati Tanjab Barat, Safrial 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Darwin Sijabat 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Desa dan Kecamatan menjadi ujung tombak peningkatan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Tanjung Jabung Barat. 

Oleh karena itu Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS berharap seluruh Camat dan Kepala Desa dapat menjadi garda terdepan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan penerimaan PAD

Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat penyusunan rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2020, di Pola Atas Kantor Bupati, Kamis (21/2).

Baca: Pinter Bahasa Inggris, Dela Risky Wakili Pertukaran Pemuda ke Amerika

Baca: Nissan Livina 2019 vs Mitsubishi Xpander, Apa Perbedaannya? Meski Mirip Ini 10 Perbedaan Mencolok

Baca: VIRAL - Mengintip Masjid Tokyo Camii Terindah se Asia Milik Reino Barack

Yon Heri, Kepala Bapenda Tanjab Barat menyampaikan rapat kerja ini dimaksudkan untuk OPD yang terlibat langsung dengan pengelolaan pendapatan asli daerah. 

"Dalam rangka menentukan arah kebijakan dan penyusunan target pendapatan daerah, utamanya dengan dinas terkait," terangnya menyampaikan tujuan rapat.

Dihadapan Wakil Bupati, Asisten, Staf Ahli, 15 Kepala OPD yang terlibat langsung pengelolaan PAD dan unsur OPD pendukung pemungutan PAD, Camat, serta stake holder dari perbankan, kepala Bapenda juga menyampaikan masih banyak Sumber Pad yang belum terkelola secara optimal. 

Bupati Tanjab Barat, Safrial membuka Rapat penyusunan rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2020, di Pola Atas Kantor Bupati, Kamis (21/2).
Bupati Tanjab Barat, Safrial membuka Rapat penyusunan rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2020, di Pola Atas Kantor Bupati, Kamis (21/2). (Tribunjambi/darwin)

Dicontohkannya seperti penyediaan lahan parkir bagi mini market yang belum memiliki lahan parkir, dan fasilitas pemerintah seperti pariwisata yang dapat dijadikan sumber retribusi.

Sementara itu, Bupati dalam sambutannya juga menyampaikan besaran kemampuan keuangan daerah kabupaten Tanjab Barat bila dibandingkan keuangan daerah secara nasional.

"Capaian rasio kemampuan keuangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mencapai 10,43% lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata rasio keuangan daerah secara nasional sebesar 7,34%," beber bupati.

Namun, bupati mengakui masih ada beberapa sumber penerimaan PAD yang belum mencapai target yang telah ditetapkan.

Baca: Kisah Ani Yudhoyono Minta Maaf ke SBY Saat Tahu Mengidap Kanker Darah

Baca: Cara Membedakan Celana Jeans Berkualitas atau Tidak - Desain, Bahan hingga Harga Jual

Baca: Ini Komentar Ariansyah, Soal Jabatannya, Jadi Kepala UPTD Samsat Kota Jambi. Ternyata Sudah Basic.

Bupati menambahkan, landasan pemungutan pajak dan retribusi daerah berupa Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 menjadi tantangan tersendiri dengan sifatnya yang closed list atau daftar tertutup yang mambatasi keleluasaan daerah dalam menambah jenis pajak dan retribusi daerah. 

"Daerah harus mampu mengoptimalkan penerimaan dari jenis pajak dan retribusi daerah yang ada sesuai dengan potensi dan karakteristik masing-masing daerah," pungkasnya.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved