Breaking News:

Ancam Pakai Keris, Seorang Ayah Tega Rudapaksa Anak Kandung, Selama 3 Tahun di Jambi

"Pelaku melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2016. Pelaku dilaporkan oleh paman korban, atas laporan ini kita lakukan penangkapan di rumah tersangka,"

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Deni Satria Budi
tribunjambi/dedi nurdin
Tersangka rudapaksa diamankan di Polresta Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aparat Kepolisian Polresta Jambi, menangkap RD SMJ, warga Kota Jambi, karena tega merudapaksa anaknya sendiri. Bahkan, aksi pelaku dilakukan berulang selama tiga tahun.

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan korban kepada keluarganya. Merasa gerah dengan ulah pelaku, paman korban akhirnya melaporkan RD SMJ ke kepolisian.

Baca: Fortuner Masuk Jurang 75 Meter, Begini Kondisi 7 Orang Penumpang di Dalamnya

Baca: Jelang Ujian Kompetensi, 128 Siswa SMKN 1 Kota Jambi, Ikut Pelatihan UKK yang Digelar Unaja

Baca: Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Madaeng, Al Ghazali Dikawal 3 Pria dan Masuk Tanpa Nomor Antrean

"Pelaku melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2016. Pelaku dilaporkan oleh paman korban, atas laporan ini kita lakukan penangkapan di rumah tersangka," kata Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian dalam pres release Kamis (21/2/2019).

Follow Instagram Tribun Jambi

Kapolresta Jambi menambahkan, aksi pelaku ini dilakukan di rumah sendiri saat istrinya sedang bekerja.

Bahkan aksi ini dilakukan berulang sejak tahun 2016 lalu," pelaku melakukan aksinya dengan cara mengancam korban dengan kata-kata dan sebilah keris," ujarnya.

Baca: Setelah Luhut dan Prabowo Lulus Sekolah Antiteror Jerman: Lahir Pasukan Elite Detasemen 81

Baca: Prediksi Arsenal Vs BATE di Liga Eropa Babak 32 Besar, The Gunners Harus Menang 2 Angka untuk Lolos

Baca: Kronologi TNI AL Tangkap Kapal Maling Andrey Dolgov, Bisa Muncul di 100 Lokasi Secara Bersamaan

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan Pasal 76d jo pasal 81 (3) dan atau pasal 76e jo pasal 82 (2) uu ri nomor 17 tahun 2016. Tentang perlindungan anak.

"Ancamannya maksimal 15 tahun, minimal 5 tahun," pungkasnya.

Cemburu Pada Pacar Anak Kandung, Ayah Setubuhi Anaknya

Kekerasan terhadap anak khususnya di Kabupaten Muarojambi semakin menjadi-jadi.

Pasalnya bukan hanya jumlah kasus yang meningkat setiap tahunnya. Baru-baru ini kasus kekerasan terhadap anak mencuat, dengan pelaku dan korban merupakan orang dekat.

Di Muaro Jambi, seorang ayah kandung tega merenggut kehormatan anaknya yang masih di bawah umur.

Anak bernama Melati (nama samaran; red)  kehilangan 'kehormatannya' di tangan ayah kandung.

Anak di bawah umur itu mendapat ancaman, jika tidak menuruti nafsu bejat Ayahnya.

Hal itu dipaparkan saat jumpa pers Satreskrim Polres Muarojambi, Selasa (6/11) siang.

TJ (39) dengan bejatnya merenggut 'kehormatan' dua anak kandung yang dibesarkannya. TJ merupakan warga Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi.

Baca: Istri Pergi 1 Tahun karena KDRT, Anak Kandung yang Masih SMP jadi Korban Rudapaksa Suami

Baca: Akui Jadi Oposisi, Fahri Hamzah: Dulu SBY Saya Sikat Juga Meski PKS Masuk Koalisi

Baca: Berhasil Tetap Hidup Setelah Eksekusi Mati, dari Hukuman Gantung hingga Tembak! Ini Kisahnya

Kasatreskrim Polres Muarojambi, AKP Afrito Baro Baro, mengatakan perlakuan bejat TJ kepada anak kandungnya bernama Melati (nama samaran) dilakukan selama lima tahun, sejak 2012.

TJ melakukan perbuatan bejat itu sejak Melati berusia 13 dan masih duduk di bangku SMP, hingga 2017.

"Perlakuan tersangka kepada korban terjadi sejak korban kelas satu SMP yaitu pada Juni 2012 hingga terakhir kali pada 2017, di rumah yang di tempati pelaku dan korban," jelas Kasatreskrim

Dia menjelaskan pada saat tersangka pertama kali melakukan aksi bejatnya, TJ mengancam anaknya dan juga memberi iming-iming untuk dibelikan ponsel.

30092018_tersangka_rudapaksa
Ilustrasi Tersangka rudapaksa (TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ)

"Menurut korban, awal mula kejadian korban diancam akan dibunuh jika tidak menuruti keinginan pelaku, dengan sebilah pisau. Pengakuan korban juga pernah dicekik dan diiming-iming untuk dibelikan HP," sebutnya

Berdasarkan hasil penyelidikan Satreskrim Polres Muarojambi terhadap TJ, dia Ia mengaku telah berulang kali melakukan rudapaksa terhadap anak kandungnya lantaran cemburu.

Kasatreskrim menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan, tersangka TJ melakukan perbuatan bejat tersebut lantaran anaknya (red-korban) sering ke rumah kawannya dengan pacar korban.

Tersangka TJ merasa cemburu. Dan karena cemburu tersebut, TJ akhirnya menyetubuhi Melati yang merupakan anak kandungnya.

"Alasannya karena anaknya yang juga korban sering pergi dengan pacaranya. Kadang pacarnya juga datang ke rumah korban. Jadi ada rasa cemburu dari tersangka, karena cemburu tadi akhirnya tersangka melakuka perbuatan itu," jelasnya

Dia menuturkan TJ juga mengakui memberi iming-iming ponsel baru dan sejumlah pakaian, jika Melati mau menuruti nafsu bejat.

Barang bukti yang diamankan, yaitu pakaian korban dan sejumlah barang yang menjadi barang bukti aksi bejat pelaku.

Ilustrasi Korban Rudapaksa
Ilustrasi Korban Rudapaksa (TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS)

"Barang bukti yang kita amankan, pakaian korban, satu buah bantal, satu helai sarung, satu helai seprei yang digunakan tersangka dalam tindak pidana tersebut," ujarnya

Atas tindakannya, TJ disangkakan dengan Pasal 76D jo Pasal 81 UU RI Nomor 35/2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 KUHP.

"Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara, serta maksimal 15 tahun. Dan karena pelaku adalah orangtuanya, maka ancaman pidananya ditambah sepertiga, sehingga menjadi 20 tahun," kata Kasatreskrim.

Catatan: Melati merupakan nama samaran, bukan nama korban sebenarnya.

Baca: Istri Pergi 1 Tahun karena KDRT, Anak Kandung yang Masih SMP jadi Korban Rudapaksa Suami

Baca: Link Live Streaming Hong Kong Open 2018 - Perang Saudara di Semifinal, Marcus/Kevin vs Ahsan/Hendra

Baca: Lowongan Kerja BUMN yang Buka Pendaftaran hingga November 2018, Daftar 5 Perusahaan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved