Alex Terancam Hukuman Mati Karena Bunuh Istri

Penyidik Polres Muarojambi melakukan pelimpahan tahap dua dalam kasus pembunuhan di Desa Bukit Baling.

Alex Terancam Hukuman Mati Karena Bunuh Istri
Tribunjambi/Samsul
Pihak Kejari Muarojambi saat membeberkan barang bukti dalam perkara pembunuhan dengan tersangka Muhammad Salman Gusti alias Alex, Kamis (22/2). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Penyidik Polres Muarojambi melakukan pelimpahan tahap dua dalam kasus pembunuhan di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi dengan tersangka Muhammad Salman Gusti alias Alex, Kamis (22/2).

Perlu diketahui bahwa Alex merupakan tersangka yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian karena telah melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri, Yuliana, yang di temukan tewas bersimbah darah di ruko kontarakannya di RT 01, Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Muarojambi.

"Terkait perkara atas nama Muhammad Salman Gusti alias Alex, Alhamdulillah pada hari ini telah di lakukan penyerahan tersangka beserta barang bukti di kejaksaan negeri muarojambi," jelas Kasipidum Kejari Muarojambi, Bambang Harmoko.

Baca: Efek Buruk Jika Tak Pernah Pakai Starter Manual (Kick Starter) pada Motor Metik

Baca: VIDEO: Melihat Lebih Dekat, Gunungan Sampah di TPA Talang Gulo

Baca: VIDEO: Cap Go Meh, Atraksi Tatung Palong Bikin Deg-degan Warga Jambi

Sementara itu, berdasarkan barang bukti yang dibeberkan, barang bukti terdiri atas helm dan sepatu tersangka. Kemudian pakaian korban dan juga beberapa barang lainnya yang bersangkutan dengan perkara pembunuhan ini.

"Barang bukti yang di dalam berkas itu berupa pakaian. Untuk lebih jelas dan detailnya itu nanti kita perlihatkan dalam persidangan," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Bambang bahwa tersangka masih tidak mengakui bahwa Ia sebagai pelaku yang membunuh istrinya. Ia berdalih jika bukan dirinya yang melakukan pembunuhan, melainkan ada orang lain yang melakukannya.

"Kalo untuk mengakunya seperti dalam berkas tetap berdasarkan pengakuannya, tidak bisa kita buka, nanti kita buka pada saat persidangan," terangnya.

Baca: Ahok BTP Curhat Kehilangan Masa Umur 20-an, Waktu Dihabiskan Untuk Bekerja Karena Bapak Sakit

Baca: VIDEO: Jalan-jalan di Wisata Taman Edukasi Suasana Asri di Balik Gunungan Sampah TPA Talang Gulo

Baca: Kapal Perampok Ikan Buruan Banyak Negara Ini Bertekuk Lutut di Tangan Menteri Susi, Ini Kisahnya

Baca: Hari Sampah Nasional, Wabub Roby dan Kapolres Tanjabtim Punguti Sampah di Pasar

"Tahap dua ini artinya tanggungjawab dari penyidik kepolisian Polres Muarojambi sudah beralih ke Kejaksaan. Dilakukan penahanan tertanggal 21 Februari 2019, sudah beralih tahananya dari penyidik ke Kejaksaan. Minggu depan mungkin disiapkan dakwaanya dan di limpahkan ke pengadilan," sambungnya.

Adapun pasal yang didakwakan kepada tersangka, dikatakan Bambang dengan pasal subsideritas. Untuk Primernya didakwa dengan pasal 340 KUHP Subsider 338 KUHP.

"Untuk ancaman hukumannya itu 340 dengan hukuman mati," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved