Ayah Hanya Sopr Truk Tapi Mampu Sekolahkan Anaknya Di UGM Hingga Amerika Serikat

Ini menjadi kisah inspiratif bagaimana dalam kesederhanaan, pendampingan orangtua mampu mengubah kondisi dari keterbatasan menjadi kemungkinan untuk

Ayah Hanya Sopr Truk Tapi Mampu Sekolahkan Anaknya Di UGM Hingga Amerika Serikat
Dok. Sahabat Keluarga
Suami-istri Benny Wijaya (50) dan Siti Aminah (45). 

Tidak Ingin Anak Bernasib Sama

Benny yang hanya sebagai supir truk pasir dibantu Aminah jualan nasi sangat jauh dari cukup. Jangankan untuk biaya pendidikan, untuk kebutuhan keluarga sehari-hari Aminah harus jungkir balik mengelola keuangan keluarga agar dapur tetap ngebul.

”Saya dan bapak ini orang tidak berpendidikan dan kondisi ekonomi yang pas-pasan. Tapi hati kecil saya ingin anak-anak sekolah setinggi tingginya. Saya harus kerja keras untuk anak-anak saya agar nasib mereka lebih baik. Saya juga ingin memberi contoh pada saudara-saudara saya, bahwa meskipun tidak berpendidikan dan ekonomi pas pasan, anak-anak saya bisa berhasil,” tutur Aminah.

Niat yang kuat dari Aminah untuk menyekolahkan anak-anaknya juga karena tak ingin anak-anaknya kurang perhatian dan kasih sayang seperti yang dialaminya.

”Orangtua saya berpisah saat saya masih kecil. Bapak saya menikah lagi, tak lama ibu meninggal. Sehingga saya kurang kasih sayang dari orangtua. Saya tak ingin Dodik dan adik-adiknya mengalami hal yang sama,” ungkapnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benny dan Siti, Kisah Lulusan SD Dampingi Anak S2 di UGM dan Amerika"

Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved