Breaking News:

Ada Sekolah Cuma Punya Satu PNS di Tanjabtim, Banyak Juga yang akan Pensiun

Permasalahan tenaga pendidik di Kabupaten Tanjung Jabung Timur hingga saat ini masih menjadi persoalan.

Editor: Awang Azhari
Tribun Jambi
ilustrasi sekolah 

MUARA SABAK, TRIBUN - Permasalahan tenaga pendidik di Kabupaten Tanjung Jabung Timur hingga saat ini masih menjadi persoalan.

Dari total 205 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, masih banyak dijumpai SD yang minim tenaga pengajar, terutama kalangan guru yang berstatus PNS.

Hal tersebut diakui pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sebagaimana diungkap Kasubag Perencanaan Dinas Pendidikan Abdull Somad, Rabu (20/2).

"Kekurangan masih sangat banyak namun pengangkatan tidak ada, meskipun ada jumlahnya tidak mencukupi," jelasnya.
Kondisi ini berdampak bagi sekolah, terutama bagi sekolah sekolah yang kebanyakan berada di pelosok daerah. "Bahkan ada satu sekolah hanya memiliki satu tenaga guru PNS," sebutnya.

Ditambah setiap tahun jumlah guru yang mengajukan pensiun terus terjadi, berdasarkan data Bidang PTK Dinas Pendidikan Tanjab Timur, pada 2016 ada 29 orang guru mengajukan pensiun, di tahun 2017 terdapat 27 orang dan 2018 terdapat 43 orang, kesemuanya merupakan guru SD.

"Sedangkan yang bakal memasuki usia pensiun pada tahun 2019 ini ada sebanyak 64 orang guru sekolah dasar," jelas Kabid PTK, Mei Herriansyah.

Lanjutnya, sejak Januari hingga saat ini pihaknya sudah menerima pengajuan pensiun lebih kurang lima orang tenaga guru. "Sementara untuk SMP yang mesuki masa pensiun tahun ini hanya ada satu orang, karena guru SMP memang masih banyak yang muda," jelasnya. (usn)

CPNS Sekedar Menutupi yang Pensiun

Pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak soal pengangkatan guru PNS, karena menjadi kebijakan pusat, pihak BKPSDMD Tanjabtim sebut penerimaan CPNS tahun lalu hanya untuk menutupi mereka yang pensiun.

"Dikatakan darurat guru ya memang kita darurat tenaga guru. Hasil penerimaan CPNS kemarin hanya untuk menutupi tenaga guru yang pensiun saja, sementara kekurangan lainnya kita masih menggunakan tenaga honorer," ujar Kabid Perencanaan Mutasi dan Promosi BKPSDMD Tanjabtim, Agga Harisuamartha, Rabu (20/2).

Pada penerimaan CPNS Desember 2018 lalu total 106 formasi yang dibuka untuk dinas pendidikan, yang murni untuk tenaga guru hanya sebanyak 51 orang. Dimana 51 formasi tadi sudah disinkronkan oleh pusat untuk menutupi kekosongan tenaga guru yang pensiun pada tahun berjalan. (usn)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved