Banyak Jalan Tikus, Tanjab Timur Jadi Jalur Perdagangan Gelap dan Narkoba

Kawasan Kabupaten Tanjung Jabung Timur didominasi wilayah perairan, membuat jalur tikus masih banyak ditemukan dan dimanfaatkan para kejahatan Narkoba

Banyak Jalan Tikus, Tanjab Timur Jadi Jalur Perdagangan Gelap dan Narkoba
Tribunjambi/Abdullah Usman
Pemusnahan handphone di Lapas Narkotika klas III Muara Sabak, Selasa (19/2) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kawasan Kabupaten Tanjung Jabung Timur didominasi wilayah perairan, membuat jalur tikus masih banyak ditemukan dan dimanfaatkan para kejahatan Narkoba.

Keadaan tersebut bukan menjadi hal baru bagi wilayah yang didominasi kawasan perairan seperti Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dimana jalur tikus menjadi jalur para pekerja pasar gelap termasuk peredaran Narkotika.

Terkait hal tersebut, Dirnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Eka Wahyudianta, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com dalam kegiatan pemusnahan hanpone di Lapas Narkotika klas III Muara Sabak, Selasa (19/2) mengatakan, untuk permasalahan jalur tikus sendiri pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait di daerah Tanjab Timur termasuk pihak Polres Tanjab Timur.

Baca: Tips Merebus Buncis Ala Restoran, Hasilnya Renyah dan Warna Tetap Hijau Cerah

Baca: 45 Kilometer Jalan Lintas Bungo-Dharmasraya Rusak, Warga Mengeluh Banyak Kecelakaan

Baca: Waspada! Wilayah Jambi Bagian Barat Hingga Timur Berpotensi Hujan Petir

Baca: Malam Ini Bulan Terlihat Lebih Besar, Ini Fenomena yang Terjadi

Baca: Gardu Listrik PLN Meledak, Siswa SMAN 5 Kota Jambi Geger Lalu Berhamburan Keluar

"Terkait jalur jalur tikus tersebut sudah kita lakukan mapping dibeberapa titik di Tanjab Timur, bersama pihak polres Tanjung Jabung Timur. Dan beberapa sudah kita lakukan penindakan," ujarnya kepada Tribunjambi.com

Lebih lanjut dikatakannya pula, untuk titik-titik jalur tersebut sangat banyak sekali jumlahnya, didominasi kawasan pinggiran sungai yang berada disepanjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

"Kalo jumlahnya banyak sekali belasan, seperti di pelabuhan-pelabuhan kecil yang berada di Kuala Jambi, Nipah dan Sadu. Dan ini menjadi perhatian serius kita bersama," sebutnya.

Kebanyakan barang-barang haram tersebut merupakan barang dari Provinsi tetangga, bahkan hingga dari Negara tetangga. Yang memang memanfaatkan jalur laut sebagai sarana transportasi peredaran Narkotika.

"Sejauh ini hingga tanggal 17 Februari lalu, tercatat sudah ada 27 tersangka yang telah kita amankan dan proses lebih lanjut. Dengan BB beragam jenis Narkotika ada 6.000 ekstasi dari provinsi sebelah," pungkasnya.

Sementara itu Bupati Tanjung Jabung Timur Romi hariyanto, menaggapi terkait jalur tikus di daerahnya menuturkan, dirinya sangat mendukung terkait pemberantasan Narkotika di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

" Untuk jalur tikus akan kita sampaikan ke pihak terkait, Polres, Polda, Perhubungan. Kita akan segera koordinasi untuk meñakukan penertiban," pungkasnya.

Baca: 6 Pelaku Penyelundupan Ribuan Ekstasi di Jambi Ternyata Satu Jaringan, Ditangkap di

Baca: Fenomena Ustadz Abdul Somad, Ini Amalan Orangtua UAS, Menjawab Pertanyaan Kyai di Jawa

Baca: Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas, PN Muara Bulian Komit Jadi Wilayah Bebas Korupsi

Baca: Hidup Sehat Dengan Makan Sayur Genjer, Yuk Kenali Manfaatnya

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved