Kopi Pagi

Awas, 9 dari 10 Orang Indonesia Tak Siap Pensiun, Di AS Malah Enggan Pensiun

Hanya sekitar 5,34 persen yang sudah memiliki skema untuk masa tuanya.Sisanya mengandalkan bantuan anak

Awas, 9 dari 10 Orang Indonesia Tak Siap Pensiun, Di AS Malah Enggan Pensiun
pixabay
Ilustrasi 

AWAS....banyak orang ternyata belum siap pensiun. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh HSBC, sebanyak 9 dari 10 orang ternyata belum siap menghadapi masa tua tanpa pekerjaan.

Berbagai riset lain juga menyebutkan masa pensiun seolah menjadi momok, atau hantu bantu sebagian dari kita. Para pekerja yang sudah beranjak uzur banyak yang belum memiliki rencana untuk menyongsong masa pensiunnya.

Disebutkan HSBC, ada sekitar 120 juta penduduk Indonesia dalam usia produktif. Dari sejumlah itu hanya sekitar 3,3 juta orang saja atau sebesar 5,34 persennya yang sudah memiliki skema untuk masa tuanya.

Dalam survei yang bertajuk Future of Retirement, Bridging The Gap, baru ada 30 persen dari 1.050 responden yang menyatakan telah menabung untuk mempersiapkan masa pensiun.

Baca: Hasil Survei, 70 Persen Remaja Pernah Pacaran, Telah Melakukan Hubungan Intim Saat Usia 18 Tahun

Baca: Beda Sutradara dan Jadi Pertanyaan, Spin-off atau Reboot? Sutradara Film Bumblebee Ungkap Fakta Ini

Baca: Tips Cara Ampuh Berhenti Merokok yang Simpel Tapi Ampuh Jika Dilakukan dengan Benar

Sementara, sebanyak 76 persen responden usia kerja (di atas 21 tahun) yang mengharapkan adanya dukungan finansial dari anak mereka kelak ketika pensiun.

Seperti dikutip dari kompas.com, Helath of Management HSBC Indonesia Steven Suryana mengungkapkan, hanya 24 persen dari pensiunan di Indonesia yang menerima dukungan finansial dari anaknya.

"Yang juga mengkhawatirkan adalah lebih dari tiga perempat responden usia kerja mengharapkan anaknya akan membantu mereka di masa pensiun, sedangkan kenyataannya saat ini hanya kurang dari sepertiga responden usia pensiun menerima bantuan dari anaknya,” ujar Steven di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Jika dibandingkan negara lain, secara fakta, angka ketergantungan finansial pensiunan Indonesia cukup rendah jika dibandingkan dengan 16 negara lain yang dilibatkan dalam survei ini. Secara rata-rata global, angka ketergantungan pensiunan terhadap anak sebesar 16 persen, sementara Indonesia sebesar 24 persen.

Baca: VIDEO Celetukan Soimah Mendadak Bikin Jokowi dan Istri Tertawa: Nanti Kalau Ibu Capek, Saya Gantiin

Baca: Jadwal Lengkap Piala Indonesia Babak 16 Besar Leg1 dan Leg 2, Persib Bandung Vs Arema FC Besok

Baca: Pesawat Lion Air Tergelincir, Begini Fakt-faktanya, Video Evakuasi hingga Permintaan Maaf Manajemen

Hongkong merupakan negara dengan pensiunan yang tergantung secara finansial kepada anak tertinggi yakni mencapai 55 persen. Malaysia dan Singapura masing-masing sebesar 36 persen. Sedang negara dengan ketergantungan finansial pensiunan terendah adalah Perancis, hanya 2 persen.

Dalam survei ini model kelompok, responden pensiunan dibagi menjadi dua, yaitu pensiun aktif dan pensiun yang sudah mulai mengalami perlambatan aktifitas. Pensiunan yang masih aktif sebesar 73 persen akan bergantung pada tunjangan dari tempat kerja, dan 57 persennya dari tabungan, padahal seiring berjalannya waktu jumlah tabungan pensiun akan terus berkurang. Sehingga, penting bagi pensiunan untuk mulai berinvestasi dan menabung sedini mungkin.

Halaman
123
Editor: Dodi Sarjana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved