Arpin Tikam Riko Hingga Tewas, Kini Jadi Terdakwa dan Diancam Tujuh Tahun Penjara

Arpin Harahap menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, setelah ia terbukti membunuh Riko Sitohang.

Arpin Tikam Riko Hingga Tewas, Kini Jadi Terdakwa dan Diancam Tujuh Tahun Penjara
pixabay.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Jaka HB

TRIBUJAMBI.COM, JAMBI – Karena menghilangkan nyawa seseorang Arpin Harahap dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

Arpin Harahap akhirnya menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Kamis (14/2) kemarin. Ia harus menjalani sidang dakwaan, sebab telah menghilangkan nyawa Riko Sitohang dengan beberapa tusukan, September 2018 lalu.

Lidya Rotua Simanjuntak selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi yang menangani perkara ini, menyatakan Arpin Harahap bersalah sebagaimana yang terjadi pada September 2018 lalu di depan Tropi Mart, Jalan Mr Assaat, Kelurahan Sei Asam, Kecamatan Pasar Jambi.

“Dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain. Ini bermula satu minggu sebelumnya, yang mana terdakwa Arpin Harahap melerai keributan antara Riko Sitohang dan Adi yang merupaka petugas parkir di Tropi Mart,” katanya.

Baca: Ini Dia Hipertiroidisme, Penyakit Mematikan yang Menyerang Legenda Laga Jet Li

Baca: Imlek Sale, Ramayana Berikan Diskon Hingga 75 Persen, Cuma 3 Hari!

Baca: Didit Hediprasetyo, Putra Prabowo Hadiri Ultah Paris Hilton Bersama Nicky Rothschild

Baca: Bawaslu Sebut Money Politic Masih Akan Terjadi di Pemilu 2019

Baca: Tak Temukan Pelanggaran, Bawaslu Serahkan Masalah Tabloid Indonesia Barokah ke Polisi

Pada 16 Sepetember 2018 sekira pukul 16.30, Riko Sitohang mendatangi Arpin Harahap yang duduk di atas motor di depan toko gamis yang berada di depan Tropi Mart dengan membawa sebilah kayu berukuran 7 x 6. Ia pun dengan tiba-tiba memukul Arpin Harahap ke arah kepala dengan kayu yang dibawa. Akibatnya Arpin Harahap jatuh tersungkur.

Saat itu, ada saksi yang mencoba melerai dan menenangkan keduanya. Namun, Arpin Harahap mengambil sebilah pisau yang disimpan di dalam jok motor miliknya. Serangan Riko Sitohang yang datang kembali ditangkis oleh Arpin Harahap dan langsung menikam korban di bagian pinggang.

“Bahwa, pisau tersebut memang telah dipersiapkan terdakwa. Dengan tujuan untuk berjaga-jaga,” jelas Lidya dihadapan Majelis Hakim.

Lanjutnya, saat itu Riko Sitohang terjatuh akibat tikaman yang dilayangkan Arpin Harahap. Sempat memberikan perlawanan, namun Arpin kembali menikam Riko Sitohang di bagian bawah ketiak dan leher.

Riko kehabisan darah dan meninggal. Arpin langsung melarikan diri ke arah Jembatan Makalam.

"Alat bukti sebilah pisau yang digunakan untuk menikam dibuang terdakwa di bawah jembatan Makalam,” tambah Lidya.

Akibat perbuatannya, Arpin Harahap dikenakan pasal 351 ayat (3) KUHP yang mana jika penganiayaan mengakibatkan kematian, diancam dengan penjara paling lama tujuh tahun.

Baca: Harga Tiket Garuda Indonesia Group Turun Mulai Hari Ini, Cek Rutenya

Baca: VIDEO: Jadwal Liga Inggris Pekan ke 27, Menanti Big Match MU vs Liverpool

Baca: Diguyur Hujan Petir, Tebing di Batang Asai Runtuh Nyaris Timbun Rumah Warga

Baca: VIDEO: Jadwal Pertandingan Piala Indonesia Persebaya Vs Persinga, Kick Off Pukul 15.30 WIB

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved