Guru, Kepsek, dan Komite Sekolah di Tanjab Barat, Ikut PINTAR Tanoto Foundation

”Peserta 104 orang ini berasal dari 24 sekolah dan madrasah mitra Tanoto Foundation yang tersebar di kecamatan Tungkal Ilir dan Betara,”

Guru, Kepsek, dan Komite Sekolah di Tanjab Barat, Ikut PINTAR Tanoto Foundation
tribunjambi/darwin
104 peserta ikuti program PINTAR Tanoto Foundation, dari dua kecamatan di Tanjab Barat, yaitu dari Kecamatan Tungkal Ilir dan Betara 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Tingkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui peran serta masyarakat atau PSM yang terangkum dalam program Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran (PINTAR) Tanoto Foundation.

Tanoto Foundation menggelar pelatihan kepada 104 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, komite dan guru dari 24 sekolah dan madrasah mitra yang ada di Kecamatan Betara dan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis, (14/2/2019).

Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui peran serta masyarakat atau PSM yang terangkum dalam program Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran (PINTAR) Tanoto Foundation.

Baca: Gebyar Wirausaha Mitsubishi, LCV Gathering 2019 Bertabur Hadiah Menarik

Baca: Mau Nginap di Hotel Ini? Cuma 14 Ribu, Tapi Tamu yang Lain Lagi Nunggu Ajal

Baca: Berkat Tanoto Foundation, Sekolah di Kuala Tungkal Mulai Terapkan Budaya Baca

Bupati Tanjung Jabung Barat melalui leading sektor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD) Tanjung Jabung Barat, menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas dukungan Tanoto Foundation dalam memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

”Pemerintah berterima kasih atas dukungan Tanoto Foundation dalam memajukan sekolah melalui pelatihan peran serta masyarakat,” ujar Sekretaris Dikbud Tanjab Barat, Drs. H.M.Yusuf, M.Pd.

Pelatihan yang melibatkan guru, kepala sekolah, dan komite sekolah itu diharapkan melahirkan sistem tata kelola sekolah yang baik secara menyeluruh, dimulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan hingga melakukan evaluasi secara berkala dan partisipatif.

Baca: Dua Setengah Jam Perawatan Lengkap di Rumah Spa Beauty. Dari Perawatan Rambut, Sampai Full Body

Baca: Peserta UNBK SMP 2019 Meningkat 80 Persen, 449 Siswa di Tanjab Barat tak Ikuti UNBK

Baca: Prabowo Subianto Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura, Ini Tokoh Nasional yang Hadir

Pelatihan ini juga mendorong komite sekolah mendukung kegiatan sekolah, seperti pembelajaran, keterlibatan aktif orang tua dalam mendidik anak, menata lingkungan sekolah, hingga budaya baca.

Yusriwiati, Teacher and School Training Specialist Tanoto Foundation Provinsi Jambi juga mendorong bagaimana keterlibatan orang tua siswa dalam mendukung pembelajaran di kelas.

”Orang tua dan masyarakat bisa membantu proses pembelajaran seperti menjadi guru pendamping di kelas, narasumber, guru pengganti, mengajarkan kesenian, olah raga keterampilan bahkan agama,’’ katanya pada acara pelatihan.

Baca: Kisah Bu Tien yang Didatangi Tukang Ramal pada G30S, Lalu Dimana Pak Harto?

Baca: KPU RI Temukan 1.207 DPT Terindikasi Ganda di Kerinci, Ini yang Dilakukan KPU Kerinci

Baca: Imigrasi Kelas III Kerinci Temukan WNA Asal Filipina di PTPN VI, Ini yang Dilakukannya di Kerinci

Yusriawiati menambahkan, siapapun masyarakat tersebut, punya potensi yang sama membantu sekolah mendukung proses pembelajaran pada anak-anak mereka. Namun hal ini bergantung cara sekolah mendorong peran serta masyarakat supaya mau membantu.

Semua pihak, lanjutnya, bisa dilibatkan membangun dan mengembangkan sekolah. Baik yang berprofesi jadi supir, satpam, penyadap karet, petani, guru, dokter dan berbagai profesi lainnya, semua bisa gotong-royong membangun kualitas pendidikan.

”Di Jambi ini kan banyak petani karet, nah seorang petani karet bisa menjadi narasumber dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Mereka bisa mengajarkan kepada anak cara mengambil karet, bagaimana pengolahannya dan pemanfaatannya secara sederhana,’’ kata dia.

Baca: Kronologi Anggota Polsek Bunuh Diri Pakai Pistol Adik Tingkat, Pinjam Revolver Kemudian Tembak

Baca: 13 Taruna Akpol Dikeluarkan dari Akademi, Kasus Penganiayaan Adik kelas Hingga Tewas

Baca: Pak Harto Pernah Tolak Perintah Presiden Soekarno: Kalau Diikuti Ini Bisa Berbahaya

Baca: Pamer Cincin Tunangan, Ini Sosok Pria Bule Kekasih Rina Nose, Rekan Sesama Artis Ramai Beri Selamat

Fahri Hidayat Lubis, District Coordinator Tanoto Foundation Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan total peserta 104 orang se Tanjab Barat.

”Peserta 104 orang ini berasal dari 24 sekolah dan madrasah mitra Tanoto Foundation yang tersebar di kecamatan Tungkal Ilir dan Betara,” tukasnya.(*)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved