Diluar Dugaan Darah Komodo Bisa Jadi Antibiotik Hancurkan Bakteri: Penemuan Ilmuwan Terbaru

TRIBUNJAMBI.COM --Akhir-akhir ini, resistensi antibiotik, di mana strain bakteri dalam tubuh manusia menjadi

Diluar Dugaan Darah Komodo Bisa Jadi Antibiotik Hancurkan Bakteri: Penemuan Ilmuwan Terbaru
wikipedia
Komodo 

TRIBUNJAMBI.COM --Akhir-akhir ini, resistensi antibiotik, di mana strain bakteri dalam tubuh manusia menjadi resisten (kebal) terhadap antibiotik, merupakan salah satu masalah yang paling mendesak.

Perkembangan resistensi ini bisa terjadi alami jika tidak memakai obat antibiotik yang tepat. Namun sampai sekarang obat yang ada belum mampu menyembuhkannya.

Tapi baru-baru ini, para ilmuwan menemukan fakta baru bahwa darah komodo bisa menjadi obat antibiotik ini. Benarkah?

Dilansir iflscience.com, hasil penemuan ini didapatkan dari tim George Mason University. Menurut mereka, obat antibotik yang tepat adalah menggunakan darah komodo.

Baca: Bu Tien Izinkan Probosutedjo Bawa 2 Senjata Api: Kisah Mencekam Saat Penculikan 7 Jenderal

Para ilmuwan mengambil sampel di beberapa tempat komodo berada. Salah satunya di Indonesia.

Komodo memiliki senyawa kimia tertentu dalam darah yang bisa menghancurkan bakteri dengan cepat yang bernama peptida antimikrobia kationik.

Walau banyak makhluk hidup, termasuk manusia, yang memilikinya, namun komodo memiliki 48 dengan 47 di antaranya kuat menjadi antimikroba.

Para ilmuawan pun melakukan beberapa sampel darah komodo. Mereka mencoba mencapurkannya dengan 8 strain bakteri. Hasilnya sampel darah ini mampu membunuh semuanya.

Baca: Jangan Sepelekan Gejala Kanker Mematikan Ini: 5 Tanda-tanda Harus Diwaspadai

Bahkan 7 di antaranya menghancurkan bakteri tanpa jejak. Ini adalah sesuatu yang tidak bisa dilakukan antibiotik konvensional sekarang.

Namun para ilmuwan tidak mau gegabah melakukannya percobaan pada manusia. Tetapi gagasan bahwa darah komodo efektif menghancurkan bakteri menjadi gagasan yang baik untuk ke depannya.

Halaman
123
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved