VIRAL - Polisi Periksa Kejiwaan Adi Saputra, Hingga Ujian Kesetian Sang Kekasih

Adi Saputra kini harus menjalani pemeriksaan kejiwaan, bagaimana jika ia mengalami gangguan kejiwaan apakah kasusnya tetap berlanjut?

VIRAL - Polisi Periksa Kejiwaan Adi Saputra, Hingga Ujian Kesetian Sang Kekasih
Tribun Jakarta
Adi Saputra Saat Diamankan Polisi 

TRIBUNJAMBI.COM - Adi Saputra yang sempat viral karena menghancurkan sepeda motor saat ditilang, kini harus menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan Ajun Komisari Alexander Yurikho mengatakan, Pemuda asal Lampung tersebut dibawa ke Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya. Ia tidak mau berspekulasi atas kelanjutan kasus Adi Saputra jika ia terbukti mengalami gangguan jiwa.

”Ya, belum toh, kan butuh beberapa hari untuk pemeriksaan. Saya tidak mau berandai-andai, ditunggu saja hasilnya,” kata Alex, Selasa (12/2), di Tangerang Selatan.

Baca: Hari Valentine Tidak Menjadi Hari yang Spesial Bagi Pemilik 4 Zodiak Ini! Pasangan Kalian Termasuk?

Baca: Sejarah Mawar Hitam Sebagai Simbol Kesedihan, di Tempat Ini Bisa Ditemukan Mawar Hitam

Baca: Heboh, Reaksi Warga Lihat Tukang Parkir Tomboy Melahirkan Sambil Berdiri, Ini Fakta-faktanya

Ia diduga membeli sepeda motor hasil penggelapan pada Desember 2018 melalui media sosial Facebook, lewat orang tidak dikenal, seharga Rp 3 juta. Sepeda motor jenis Honda Scoopy itu merupakan milik Nur Ichsan.

Sekitar enam bulan lalu, Nur menggadaikan sepeda motornya kepada D dengan nilai gadai Rp 6 juta. Nur menyerahkan sepeda motor beserta STNK kepada D. Ketika hendak menebus, D menghilang.

Sepeda motor itu kemudian dilego di media sosial Facebook. Sepeda motor inilah yang dibeli oleh AS. Hingga kini, D belum tertangkap.

Kasus penjualan sepeda motor hasil penipuan itu terungkap setelah Adi Saputra mengamuk dengan menghancurkan motornya sendiri saat ditilang pada Kamis (7/2) di Jalan Letnan Soetopo atau di depan Pasar Modern BSD Serpong, Tangerang Selatan. Polisi mengecek kelengkapan dokumen kendaraan tersebut. Ternyata, pelat nomor kendaraan yang terpasang tidak sesuai dengan STNK.

Baca: Zumi Zola Hampir Dua Bulan di Lapas Sukamiskin, Sherrin Tharia: Semua Baik-baik Saja

Baca: Makanan Khas Jepang Whipped Cream Burger, Pecinta Kuliner Wajib Coba

Baca: Gubernur Jambi yang Baru Besok Dilantik, Ini Foto-foto Kenangan Indah Zumi Zola dan Fachrori Umar

Terancam Hukuman 6 Tahun

Adi Saputra terancam hukuman penjara maksimal 6 tahun atas perbuatannya itu. Hal ini sesuai dengan Pasal 263 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 327 KUHP, Pasal 378 KUHP juncto Pasal 480 KUHP, Pasal 233 KUHP, dan Pasal 406 KUHP.

Sebelumnya, Kompas menelusuri tempat kerja AS di Pasar Modern BSD Serpong. Ia bekerja sebagai karyawan kopi gerobak di kawasan itu. Dari sini diketahui bertingkah sebagaimana remaja biasa.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved