Harimau Sumatera Bernama Melati Mati Akibat Diterkam Pejantan

Harimau Sumatera bernama Melati mati di kebun binatang London, akibat diserang calon pasangannya, kok bisa?

Harimau Sumatera Bernama Melati Mati Akibat Diterkam Pejantan
wikipedia.org
Harimau Sumatera 

TRIBUNJAMBI.COM - Dua ekor satwa andalan Taman Rimba'Kebun Binatang Taman Rimba mendadak mati karena sakit.

Berturut-turut Ayu seekor harimau betina berusia delapan tahun dan Hori singa jantan dewasa mati.

Informasi yang dirangkum Tribunjambi.com Ayu mati pada Sabtu dinihari (26/1/2018).

Sedangkan Hori singa koleksi Taman Rimba'>Kebun Binatang Taman Rimba mati sepekan sebelumnya.

Kabar kematian satwa juga menimpa kebun binatang London, kali ini
seeekor harimau Sumatra bernama Melati pada Jumat lalu.

Baca: Rossa Telpon Pevita Pearce Usai Pacar Nyanyi Lagu Ini di Rising Star, Ariel Noah Kamu Propaganda

Baca: Laporkan Sekretaris DPRD Merangin ke Polda Jambi, Zamzami Sewa Dua Pengecara

Baca: Kendaraan Tonase Besar yang Melintas di Jalan Ness akan Ditindak, Dishub Pasang Rambu Lalu Lintas

Melati mati oleh pejantannya, Asim, yang baru didatangkan ke kebun binatang tersebut pada bulan lalu.

Rencananya, Melati akan dikawinkan dengan Asim. Namun pada momen "kencan pertama", betina itu justru diserang.

Desa Ini Sangat Indah dan Damai, Bertahan Tanpa Jalan Raya dan Kendaraan Bermotor

Kepala Operasional Kebun Binatang London, Kathryn England, akhirnya mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di antara kedua kucing besar tersebut.

Kepada Daily Mirror, Senin (11/2/2019), Kathryn mengatakan, dua harimau tersebut tinggal dalam dua kandang yang berbeda namun berdekatan. Dengan begitu, keduanya dapat saling mengenal bau satu sama lain.

Namun, ketika staf mengenalkan pasangan itu pada pagi hari, Melati diterkam dan mati dalam hitungan menit.

Baca: VIRAL - Polisi Periksa Kejiwaan Adi Saputra, Hingga Ujian Kesetian Sang Kekasih

Baca: Foto & Video Kemesraan Ahok BTP dan Puput Nastiti saat Berada di Bali, Akan Menikah Disana?

Baca: Makan Makanan Pedas Gairah Makin Bergelora Sebelum Hubungan Intim? Ini Faktanya

Kathryn mengatakan, Melati berusia 10 tahun, dan dia telah mengenalnya sejak binatang itu bergabung di Kebun Binatang London pada 2013.

Dia menyebut Melati sebagai hewan yang sangat cantik, agung, dan bersemangat.

Sementara itu, Asim berusia 7 tahun dibawa ke Kebun Binatang London dari Denmark, sebagai bagian dari program pengembangbiakan harimau Sumatra.

Awalnya, Asim dan Melati saling mengeluarkan suara, yang dianggap sebagai pertanda baik.

"Keduanya tampak nyaman dan bahkan memilih untuk makan sarapan dalam jarak dekat," ucap Kathryn.

Baca: Sejarah Mawar Hitam Sebagai Simbol Kesedihan, di Tempat Ini Bisa Ditemukan Mawar Hitam

Baca: Makan Makanan Pedas Gairah Makin Bergelora Sebelum Hubungan Intim? Ini Faktanya

Baca: Zumi Zola Hampir Dua Bulan di Lapas Sukamiskin, Sherrin Tharia: Semua Baik-baik Saja

Namun, kemudian segalanya mulai berubah secara tragis sebab harimau merupakan hewan yang teritorial dan agresif. Pejantan sering menunjukkan dominasi.

"Dalam sekejap mata, tanpa provokasi yang jelas, mereka saling berpaling dan pengalaman kami selama bertahun-tahun memberi tahu kami bahwa itu tidak normal," katanya.

"Perkelahian awal berlangsung beberapa saat dan kami sudah bereaksi. Sayangnya pada saat Asim mundur untuk kedua kalinya dan kami bisa menutup gerbang, Melati sudah terluka parah," katanya.

"Segera setelah aman, dokter hewan kami berlari ke Melati dengan harapan dapat menyelamatkannya. Namun, nyawa Melati tak dapat ditolong,” ujarnya

Editor:
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved