Harimau Sumatera Bernama Melati Mati Akibat Diterkam Pejantan

Harimau Sumatera bernama Melati mati di kebun binatang London, akibat diserang calon pasangannya, kok bisa?

Harimau Sumatera Bernama Melati Mati Akibat Diterkam Pejantan
wikipedia.org
Harimau Sumatera 

Namun, ketika staf mengenalkan pasangan itu pada pagi hari, Melati diterkam dan mati dalam hitungan menit.

Baca: VIRAL - Polisi Periksa Kejiwaan Adi Saputra, Hingga Ujian Kesetian Sang Kekasih

Baca: Foto & Video Kemesraan Ahok BTP dan Puput Nastiti saat Berada di Bali, Akan Menikah Disana?

Baca: Makan Makanan Pedas Gairah Makin Bergelora Sebelum Hubungan Intim? Ini Faktanya

Kathryn mengatakan, Melati berusia 10 tahun, dan dia telah mengenalnya sejak binatang itu bergabung di Kebun Binatang London pada 2013.

Dia menyebut Melati sebagai hewan yang sangat cantik, agung, dan bersemangat.

Sementara itu, Asim berusia 7 tahun dibawa ke Kebun Binatang London dari Denmark, sebagai bagian dari program pengembangbiakan harimau Sumatra.

Awalnya, Asim dan Melati saling mengeluarkan suara, yang dianggap sebagai pertanda baik.

"Keduanya tampak nyaman dan bahkan memilih untuk makan sarapan dalam jarak dekat," ucap Kathryn.

Baca: Sejarah Mawar Hitam Sebagai Simbol Kesedihan, di Tempat Ini Bisa Ditemukan Mawar Hitam

Baca: Makan Makanan Pedas Gairah Makin Bergelora Sebelum Hubungan Intim? Ini Faktanya

Baca: Zumi Zola Hampir Dua Bulan di Lapas Sukamiskin, Sherrin Tharia: Semua Baik-baik Saja

Namun, kemudian segalanya mulai berubah secara tragis sebab harimau merupakan hewan yang teritorial dan agresif. Pejantan sering menunjukkan dominasi.

"Dalam sekejap mata, tanpa provokasi yang jelas, mereka saling berpaling dan pengalaman kami selama bertahun-tahun memberi tahu kami bahwa itu tidak normal," katanya.

"Perkelahian awal berlangsung beberapa saat dan kami sudah bereaksi. Sayangnya pada saat Asim mundur untuk kedua kalinya dan kami bisa menutup gerbang, Melati sudah terluka parah," katanya.

"Segera setelah aman, dokter hewan kami berlari ke Melati dengan harapan dapat menyelamatkannya. Namun, nyawa Melati tak dapat ditolong,” ujarnya

Editor:
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved