HPN 2019

Hal Unik di HPN 2019, Jokowi Tantang Karni Ilyas Sebut Nama Ikan, Kritik Fadli Zon Soal Penghargaan

Jokowi menantang Presiden Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas untuk menyebutkan 10 nama ikan.

Hal Unik di HPN 2019, Jokowi Tantang Karni Ilyas Sebut Nama Ikan, Kritik Fadli Zon Soal Penghargaan
Kolase/Kompas.com/Tribunnews
Jokowi Karni Ilyas dan Fadli Zon 

TRIBUNJAMBI.COM - Hal unik yang terjadi saat Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Jokowi tantang Karni Ilyas sebut nama-nama ikan hingga kritik yang dilayangkan Fadli Zon terkait penghargaan untuk Jokowi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri perayaan puncak hari Pers Nasional 2019 di Surabaya Sabtu (9/2/2019).

Menyempatkan untuk memberikan sambutan, Jokowi mengaku bingung jika harus berpidato dihadapan insan pers.

Namun kemudian Jokowi melemparkan candaan untuk Karni Ilyas.

Jokowi menantang Presiden Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas untuk menyebutkan 10 nama ikan.

"Spontan saya berpikir untuk meminta Pak Karni Ilyas maju ke panggung. Saya minta beliau untuk menyebutkan 10 nama ikan. Beliau belum tentu bisa," kata Jokowi disambut tawa insan pers yang hadir.

Baca:

Tak Hanya Puji Jokowi, Yusuf Mansur Juga Pernah Sebut Maruf Amin Sebagai Guru. Lalu Sandiaga ?

Fakta Yusuf Mansur Puji Ibadah Jokowi, Rajin Puasa Senin Kamis dan Sering Ke Mesjid.

Buntut Video Viral Jambret Diinterograsi dengan Cara Dililitkan Ular Piton, Polda Papua Minta Maaf

UPDATE Kondisi Adi Saputra, Seperti Ini Kondisi Kontrakan Pemuda yang Viral Karena Unboxing Motor

Jokowi mengaku bingung jika memberi sambutan di acara yang dihadiri insan pers karena tidak bisa menggelar kuis seperti saat dia menghadiri acara-acara di daerah.

Karni Ilyas
Karni Ilyas (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan)

"Saya bingung kalau hadir di acaranya insan pers. Dikasih kuis tentang nama-nama pulau, pasti sudah tahu. Dikasih pertanyaan nama-nama suku, pasti sudah tahu. Jadi, kali ini tidak ada kuis dengan hadiah sepeda," kelakar Jokowi sebelum menutup sambutan.

Dalam sambutannya, Jokowi meminta insan pers, khususnya media jalur utama, untuk tetap menyebar berita optimisme dan mengungkap kebenaran fakta.

Jokowi juga meminta insan pers tetap menjaga fungsinya sebagai agen kontrol sosial dengan memberikan kritik yang konstruktif kepada jalannya pemerintahan, tetapi dengan cara-cara yang sesuai dengan undang-undang pers dan undang-undang penyiaran.

Halaman
1234
Editor: bandot
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved