Banyak Infrastruktur Rusak di Tanjab Timur, Bappeda: Perbaikan Infrastruktur Butuh Puluhan Tahun

"Kalau menurut kita untuk aspal sudah tidak cocok lagi, karena kondisi wilayah rawa juga beban kendaraan terlalu besar rigit beton jauh lebih efektif,

Banyak Infrastruktur Rusak di Tanjab Timur, Bappeda: Perbaikan Infrastruktur Butuh Puluhan Tahun
tribunjambi/abdullah usman
Kondisi jalan rusak di Tanjab Timur. Bappeda Tanjabtim menyebut, butuh waktu puluhan tahun untuk memperbaiki infrastruktur 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pembenahan infrastruktur di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, membutuhkan waktu yang tidak sebentar, Bapeda sebut ubtuk perbaiakn jalan membutuhkan waktu hingga puluhan tahun.

Untuk diketahui di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kondisi infrastruktur jalan dan jembatan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah. Mengingat masih banyaknya kondisi jalan dan jembatan dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.

Pantauan Tribunjambi.com dilapangan, hampir disetiap kecamatan terdapat titik jalan yang rusak. Satu diantaranya di Kecamatan Muara Sabak Timur. Baik jalan yang berstatus milik kabupaten maupun provinsi, terlihat sangat memprihatinkan.

Baca: Road Sefti Milenial Festifal di Tanjab Timur, Banyak Acara dan Juga Doorprize, Ingat Ini Waktunya

Baca: Diam-diam Putri Ustaz Yusuf Mansyur Koleksi Tas Mewah, Dua Ini Harganya Puluhan Juta

Baca: Video Viral Murid Aniaya Guru di Gresik, Disdik Heran Guru Diam Saja, Mediasi Berlangsung

Sukiman (45) warga setempat mengatakan, kondisi jalan seperti ini sudah berlangsung sejak lama. Mengingat kondisi jalan dan beban kendaraan yang melintas tidak berimbang. Menurutnya, perbaikan memang pernah dilakukan pemerintah namun tidak bertahan lama.

"Kalau menurut kita untuk aspal sudah tidak cocok lagi, karena kondisi wilayah rawa juga beban kendaraan terlalu besar rigit beton jauh lebih efektif," ujarnya.

Dikatakannya pula, untuk jalan utama saja masih banyak dijumpai jalan berlubang dan rusak belum lagi untuk jalan lingkungan atau jalan Desa yang memiliki nasib tidak jauh berbeda.

Jalan rusak di Tanjab Timur
Jalan rusak di Tanjab Timur (tribunjambi/abdullah usman)

Dengan kondisi jalan seperti ini tentunya sangat berdampak dengan perekonomian masyarakat terutama bagi petani.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tanjabtim, Ali Fahrudin mengatakan, keadaan jalan di Tanjab Timur saat ini dari kondisi rusak ringan, sedang, berat dan kondisi membaik, bahkan kondisi infrastrukstur yang belum ditingkatkan, kalau pembangunan itu tidak ada titik akhirnya.

"Sebab yang namanya infrastruktur, baik itu jalan maupun jembatan dengan kondisi baik secara menyeluruh itu tidak dapat diprediksi. Karena lepas ditingatkan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Membaiknya infrastruktur di Tanjabtim ini masih membutuhkan waktu puluhan tahun," paparnya.

Baca: Viral Video Murid Aniaya Guru di Gresik, Toyor-toyor, Guru Diam Saja, Ini Kata Kadisdik dan Dewan

Baca: 2 Penghuni Rudenim Manado Bakar Diri, Sajjad Nekat Saat Ada yang Bilang Coba Kalau Kamu Berani

Baca: VIDEO: Fahrul Amin, Bocah Tunanetra Hafal Al Quran 30 Juz

Baca: UPDATE WhatsApp, 12 Kode Rahasia yang Belum Banyak Diketahui, Tips Menghilangkan Online, Cara Sadap

Dia menyebutkan, kebutuhan untuk infrastruktur sangatlah tinggi. Sedangkan anggaran Bina Marga cuma Rp170 hingga Rp200 milyar pertahun.

"Dengan Rp125 milyar, untuk peningkatan jalan saja hanya dapat mendongkrak kerusakan sedang ke baik saja sekitar 5 persen," ucapnya.

Untuk percepatan peningkatan infrastruktur, lanjutnya, metode yang dilaksanakan Daerah dengan kebijakan peningkatan infrastruktur Dua Kecamatan dalam satu tahun.

"Intinya lebih fokus percepatan peningkatan infrastruktur itu di dua kecamatan. Dan, ini masuk tahun ke tiga dari 11 Kecamatan. 2017 peningkatannya sekitar 35 persen kondisi baik. Sedangkan di 2018 belum terbaca," tutupnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved