Sesalkan Kualitas Pekerjaan, Anggota Komisi III DPRD Tanjab Barar, Desak BPK Periksa Jalan Patunas

Angota Komisi III DPRD Tanjab Barat Jamal Dermawan Sie mengaku sangat tidak Respek dan merasa kecolongan.

Sesalkan Kualitas Pekerjaan, Anggota Komisi III DPRD Tanjab Barar, Desak BPK Periksa Jalan Patunas
tribunjambi/darwin
Jalan Petunas, di Kuala Tungkal yang berpolemik 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Dengan melihat kualitas pekerjaan Jalan Patunas yang menelan anggaran Rp6 milnyar lebih, yang dikerjakan PT Pili And Tris Nusantara di lapangan, disesalkan anggota Komisi III DPRD Tanjab Barat.

Bahkan Buruknya kualitas Jalan Patunas sudah mencurangi masyarakat dan Pemerintah.

Angota Komisi III DPRD Tanjab Barat Jamal Dermawan Sie, mengaku sangat tidak respek dan merasa kecolongan.

Baca: Jalan Patunas Berpolemik, Kadis PUPR: Yang Dibuat Rekanan, Bukan Perawatan, tapi Menutupi Kesalahan

Baca: Jantung Wanita Ini Setop Berdetak 3 Hari: Lora Ceritakan Seperti Apa rasanya Meninggal

Baca: Bongky Marcel Gugat Slank, Hak Cipta sampai Sampul Album

Kondisi Jalan Patunas, di Kuala Tungkal yang menjadi polemik. Dengan anggaran Rp6 milyar lebih, kondisi jalan jadi perbincangan
Kondisi Jalan Patunas, di Kuala Tungkal yang menjadi polemik. Dengan anggaran Rp6 milyar lebih, kondisi jalan jadi perbincangan (tribunjambi/darwin)

Sebab banyaknya aduan masyarakat terkait keluhan akibat dampak pembangunan yang dinilai sangat buruk.

"Ini merupakan kerugian bagi masyarakat, kita tidak menilai kualitas hasil pekerjaan, tapi setelah kita lihat di lapangan kita kurang respek," ujarnya.

Ia juga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan BPK untuk memeriksa hasil kerja Jalan Patunas yang mulai dikeluhkan berbagai kalangan hinga masyarakat biasa. Kondisi ini sudah menjadi pembicaraan masyarakat di Tanjab Barat

"Kita meminta BPK memeriksa Jalan Patunas secara teliti, jangan ada interpensi dari siapapun," tegasnya.

Baca: Mau Urus Sertifikat Tanah Tanpa Dipungut Biaya? Ini Cara dan Syaratnya

Baca: Atta Halilintar Memulai Perjalanan dari Berjualan di Pasar Hingga Jadi Miliader

Baca: Selebgram Reva Alexa Terbukti Sebagai Seorang Transgender, Ini Nama Asli Teman Lucinta Luna Itu

Jamal mengakui, polemik Jalan Patunas sudah menjadi pembicaraan khalayak ramai, dan keluhan masyarakat sekitar maupun penguna jalan.

Sebagai pengawas, ia berharap jika pihak BPK bisa melihat secara lansung kondisi Jalan Patunas saat ini agar BPK dapat menilai kondisi yang sesungguhnya.

"Mumpung ada di sini, tidak ada salahnya BPK turun ke lapangan khususnya Jalan Patunas. Ke kelokasi pekerjaan lain juga boleh, lihat kemudian periksa dengan teliti," ‎harapnya.

‎Ia juga mengaku, diakhir angaran 2018, pihaknya sempat melakukan peninjauan di lapangan hususnya di Jalan Patunas.

Baca: Tukang Ojek Disebut Intel Indonesia, Ini Alasan KKB Menembak Mati Sugeng Efendi di Toko Kelontong

Baca: UPDATE Terbaru Adi Saputra yang Mengamuk dan Rusak Motor Karena Ditilang, Jadi Tersangka Penggelapan

Baca: VIDEO: KKB Berulah Lagi, Dulu Menantang Perang TNI, Kini Merengek ke Dunia dengan Fitnah Indonesia

Melihat waktu dan pekerjaan yang sudah dipastikan tidak maksimal dan tepat waktu, maka Komisi III kata Darmawan, meminta kepala dinas PU untuk mencari aturan yang memperbolehkan pekerjaan dilanjutkan walau waktu anggaran sudah habis.

"Pemikiran kita jika pekerjaan ini bisa dinikmati oleh masyarakat, dan bisa dilalui masyarakat maka kita perintahkan Kadis PU mencari aturan. Kita tidak menilai kualitas pekerjaan, tapi seletah kita melihat hasil pekerjaan kita sangat kecewa. Kalau tau hasilnya kayak gini, mending kita hentikan kemarin," tandasnya. (*)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved