Pungli di Samsat Merangin, Ubaidillah: Mudah-mudahan Cukup Sekali Ini

Kepala Samsat Merangin Ubaidillah mengatakan, sudah berulangkali mewanti-wanti anak buahnya untuk tidak melakukan pungli kepada masyarakat.

Pungli di Samsat Merangin, Ubaidillah: Mudah-mudahan Cukup Sekali Ini
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Warga berbondong-bondong bayar pajak di Samsat Merangin 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Oknum petugas Samsat Merangin JH yang melakukan pungli kepada masyarakat ketika mengurus pajak kendaraan menjadi pembelajaran bagi petugas yang lain.

Kepala Samsat Merangin Ubaidillah mengatakan, dirinya sudah berulangkali mewanti-wanti anak buahnya untuk tidak melakukan pungli kepada masyarakat.

"Dalam bentuk apapun, pungli itu tidak dibenarkan di Samsat Merangin," kata Ubaidillah, Jumat (8/2).

Sanksi pemindahan pegawai Samsat Merangin yang terlibat pungli ini merupakan sanksi tegas dan bentuk keseriusan atasan untuk menangani oknum-oknum nakal.

Baca: Bawaslu Sarolangun Buka Lowongan, Ini Posisinya, Yuk Cek!

Baca: VIDEO: Tak Terima Ditilang Polisi, AD Hancurkan Motornya dan Kini Bakar STNK

Baca: Akibat Pungli, Bakeuda Pecat JH dari Samsat Merangin

Baca: Mendekam di Lapas Sukamiskin, Zumi Zola Tak Diizinkan Datang ke Pemakaman Neneknya

Baca: VIDEO: Pria Ini Ngamuk Karena Ditilang Polisi Hingga Banting Motor

Untuk itu, dirinya berharap kepada bawahannya untuk menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran. Jangan sampai kasus serupa terulang kembali.

"Mudah-mudahan cukup satu kali ini. Pungli tidak seberapa, sanksinya luar biasa," harapnya.

Untuk diketahui, beberapa hari lalu ada warga yang mengaku menjadi korban praktik Pungli di Samsat Merangin. Pungli yang dilakukan tidaklah besar, yaitu hanya Rp 15 ribu, itu terjadi di loket pendaftaran pembayaran pajak.

Aswad (27) warga Bangko yang menjadi korban menyebut bahwa dia sedikit heran dengan uang pendaftaran tersebut, pasalnya saat pembayaran tidak disertai dengan bukti pembayaran seperti karcis atau yang lainnya.

"Katanya sih uang pendaftaran, ya saya turuti, saya bayar, tetapi tidak ada semacam karcis gitu," ungkap Aswad.

Halaman
12
Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved