Produksi Sampah di Pasar Talang Banjar Lama Berlebih, Masyarakat Diminta Tertib Waktu Buang Sampah

"Namun penyakitnya masyarat ini, buang sampahnya tidak dalam container, tapi diluar,” ungkapnya.

Produksi Sampah di Pasar Talang Banjar Lama Berlebih, Masyarakat Diminta Tertib Waktu Buang Sampah
Tribun Jambi
Ilustrasi. Tumpukan sampah terlihat di pinggir jalan, tepatnya di Jalan Pangeran Antasari, Talang Banjar, Kota Jambi, Minggu (25/2) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tumpukan sampah menghiasi Jalan Orang Kayo Pingai, di kawasan Pasar Talang Banjar lama Kota Jambi. Sampah menumpuk dan tak terangkut hingga pukul 13. 00 WIB, Rabu (6/2/2019).

Ardi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi ketika di konfirmasi mengatakan, memang ada sejumlah sampah yang tidak terangkut di kawasan Pasar Talang Banjar lama. Namun itu merupakan sampah sisa yang telah diangkut petugas.

"Pukul 04.00 WIB sudah diangkut petugas dari sana. Memang produksi sampah di sana berlebih,” bilang Ardi.

Baca: Jalan Patunas Berpolemik, Kadis PUPR: Yang Dibuat Rekanan, Bukan Perawatan, tapi Menutupi Kesalahan

Baca: Gara-gara Kata Kau di Doa yang Tertukar Fadli Zon, Anak Mbah Moen Sebut Itu Turunkan Derajat Kiai

Baca: VIDEO: Kabar Terkini Titi Wati, si Pemilik Bobot 220 Kg Usai Operasi, Kini Sudah Bisa Duduk Sendiri

Sehari sebut Ardi, pihaknya mengangkat dua truk sampah dari lokasi tersebut pada pagi hari. Namun pada siang harinya, masyarakat masih tetap membuang sampah di sana.

“Jadi tidak sesuai yang kita harapkan. Lah sudah kita angkut , sampahnya datang lagi. Sehingga tidak bisa kita angkut maksimal,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ardi menyebutkan, container lama yang ada di sana akan ditarik. Pihaknya akan meletakan container baru pada sore, khusus untuk pembuangan sampah pada malam hari.

“Siang kami tidak akan lagi meletakan container di situ. Siang jalan itu akan lancar, sore baru kita letakan container lagi,” jelasnya.

Baca: Pemilih yang Tinggal di Perusahaan, Jadi Masalah DPT, KPU Sarolangun Minta Kades Imbau Warganya

Baca: RSUD Kuala Tungkal Tangani 49 Pasien DBD, 1 Anak Meninggal. Dinkes Akui Belum Punya Data

Baca: Taruna ATKP Makassar Tewas Setelah Dipukuli Senior, Ayahnya Tak Menduga Itu Pelukan Terakhir

Baca: Bapaknya Konglomerat Indonesia, Kisah Putri Tanjung yang Tak Silau Mata Meski Ayahnya Bos Trans TV

Dikatakan Ardi, masyarakat harus tertib untuk membuang sampah, sesuai jadwal yang sudah dibuat Pemerintah Kota Jambi.

"Namun penyakitnya masyarat ini, buang sampahnya tidak dalam container, tapi diluar,” ungkapnya.

Nanti sebut Dia, pihaknya akan buat ketegasan, bagi masyarakat yang buang samapah pada siang hari akan ditangkap.

“Kita akan tegakan Perda. Nanti kita buat pengumuman di sana,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved