Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Tangkap 5 Penyelundup Vanili di Perbatasan Indonesia - Papua Nugini

Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH Pos Pitewi Papua amankan mobil yang membawa vanili ilegal.

Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Tangkap 5 Penyelundup Vanili di Perbatasan Indonesia - Papua Nugini
TRIBUNNEWS.COM/Kap Inf Ghesa Khiastra
Ilustrasi - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH dalam sweeping, berhasil mengamankan ratusan botol Miras illega, Senin (31/12/2018) di wilayah perbatasan. - TRIBUNNEWS.COM/Kap Inf Ghesa Khiastra 

Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Tangkap 5 Penyelundup Vanili di Perbatasan Indonesia - Papua Nugini

TRIBUNJAMBI.COM - Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH Pos Pitewi Papua amankan mobil yang membawa vanili ilegal.

Personel Satgas berhasil mengamankan sebuah kendaraan jenis Toyota Avanza dengan nopol DS 1882 AN yang membawa 21 Kg Vanilli illegal tanpa dilengkapi Dokumen atau surat resmi.

Vanili ilegal tersebut ditangkap saat hendak melintas perbatasan dari Papua Nugini (PNG) ke Papua.

Selain mobil yang berisi vanili yang tanpa dokumen resmi, aparat keamanan juga menangkap lima orang penumpang mobil tersebut.

Baca: Ciri-ciri Ginjal Tidak Sehat Bisa Dirasakan dari Hal-hal Ini, Nafas Bau dan Kulit Gatal-gatal

Baca: IRT di Kasang Pudak Ditangkap Karena Jadi Bandar Sabu, Ungkap Sabu dari Napi di Lapas Jambi

Baca: Elfian Menangis, Akui Sisa Dana Desa untuk Operasi Kanker Anaknya

Baca: Terbaru Gunung Merapi, Hari Ini Enam Kali Muntahkan Lava Pijar

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH, Mayor Inf Erwin Iswari S.Sos, M.Tr (Han), Senin (4/2/2019) menjelaskan kronologi penangkapan.

Menurut Mayor Inf Erwin kejadian bermula pada Minggu (3/2/19) pukul 17.45 WIT saat anggotanya an. Serda Fathkur Rohman melaksanakan pemeriksaan rutin bagi kendaraan yang lewat didepan Pos Pitewi.

Saat kendaraan jenis Toyota Avanza nopol 1882 AN melintas kemudian diberhentikan untuk dilakukan pemeriksaan.

Petugas lalu mendapati dalam mobil tersebut membawa Vanilli tanpa dilengkapi dokumen resmi.

"Danpos Pitewi Lettu Inf Herlansyah langsung mengamankan 6 orang yang berada dalam mobil tersebut untuk dimintai keterangan," ujar Erwin.

Saat dilakukan pemeriksaan identitas, diketahui bahwa 1 orang sebagai supir inisial. SK (27 Th) Warga Skofro dan 5 orang penumpang merupakan Warga Negara PNG yakni E (50 Th), L (15 Th), B (21 Th), T (22 Th) dan D (21 Th) yang masuk tanpa melalui prosedur resmi (Pelintas Batas Illegal).

Menurut pengakuan kelima orang diamankan, Vanilli tersebut akan dijual di daerah Jayapura dan setelah Vanilli tersebut laku kelimanya akan kembali lagi ke PNG.

Penangkapan penyelundupan vanili ilegal ini menurut Mayor Inf Erwin Iswari S.Sos, M.Tr(Han) merupakan kedua kalinya dilakukan.

Personel Satgas mengamankan puluhan kilo Vanilli illegal selama bertugas kurang lebih 3 bulan.

“Ini merupakan kali kedua kami mengamankan Vanilli illegal yang dibawa tanpa adanya dokumen/surat resmi, sebelumnya kami juga mengamankan puluhan Kilo Vanilli illegal yang tidak disertai dokumen resmi. Saya selalu menekankan kepada Personel Saya, untuk selalu waspada dan teliti terhadap peredaran barang-barang terlarang dan barang-barang illegal,” pungkas Mayor Inf Erwin.

Baca: INFO SNMPTN 2019 TERKINI! Peringkat Para Pendaftar SNMPTN 2019 Bisa Dilihat Hari Ini, Cek di Sini

Baca: Sudjiwo Tedjo Tanggapi Pernyataan Propaganda Rusia Ala Jokowi yang Diprotes Kedubes Rusia

Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved