Breaking News:

Kronologi 2 Pegawai KPK Dianiaya di Hotel Borobudur, Hingga Harus Jalani Operasi Karena Hidung Retak

Atas kasus itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap 2 orang pegawainya yang sedang bertugas.

Net
09102015_gedung kpk 

Saat itu pegawai KPK ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi.

"Dua pegawai KPK yang bertugas tersebut mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh," kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (3/2/2019).

Ciri-ciri Pria yang Pernah Tidur dengan PSK, Sangat Agresif dan Tak Punya Empati Pada Perempuan

Tips Mencerahkan Kulit Wajah dengan Masker dari Bahan-bahan Murah Ini, Lakukan Selama 20 Menit

Viral Video Dul dan Al Ghazali Menangis di Konser Dewa, Ternyata Dul Sempat Berpesan Ini ke Pacar Al

Febri menjelaskan pemukulan terhadap dua pegawai KPK tersebut terus dilakukan meskipun dua pegawai KPK tersebut telah memperlihatkan identitas pegawai KPK.

KPK telah membawa dua pegawainya tersebut ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan memastikan kondisi dan kesehatannya.

"Sekarang tim (dua pegawai KPK) sedang dirawat dan segera akan dilakukan operasi. Karena ada retak pada hidung dan luka sobekan pada wajah," kata Febri.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap dua pegawai KPK yang tengah bertugas ke Polda Metro Jaya pada Minggu (3/2/2019) sore.

"Tadi tim yang melaporkan menyampaikan beberapa informasi visual untuk kebutuhan investigasi lebih lanjut. Dari proses pelaporan tadi, disampaikan bahwa kasus ini akan ditangani Jatantras Krimum Polda Metro Jaya," kata Febri.

Namun Febri tidak merincikan siapa pelaku penyerangan tersebut.

Febri mengatakan KPK telah berkoordinasi dengan Polda dan berharap setelah laporan ini agar segera memproses pelaku penganiayaan tersebut.

OTT KPK, Bupati Pakpak Barat Sumbar Ditangkap, Dugaan Suap Proyek di Dinas PU
OTT KPK, Bupati Pakpak Barat Sumbar Ditangkap, Dugaan Suap Proyek di Dinas PU (KOMPAS.com/ABBA GABRILIN)

Hal itu dilakukan agar hal yang sama tidak terjadi pada penegak hukum lain yang bertugas, baik KPK, Kejaksaan ataupun Polri.

Halaman
1234
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved