Ketua Gerkatin Jambi Minta KPU Perhatikan Kaum Disabilitas

Angga, Ketua DPD Gerkatin Provinsi Jambi berharap KPU perhatikan kaum disabilitas pada pemilu serentak mendatang.

Laporan wartawan Tribun Jambi Hendri Dunan Naris

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Angga, Ketua DPD Gerkatin Provinsi Jambi berharap KPU perhatikan kaum disabilitas pada pemilu serentak mendatang.

Bagi kaum disabilitas mengikuti pemilu bukanlah hal yang mustahil. Kendati demikian, mereka tetap berharap ada penyesuaian dengan keterbatasan mereka.

Angga mengungkapkan, bahwa mereka berharap pada pemilu serentak di bulan April ini mereka diperhatikan.

"Pada pemilu tahun ini kami pinta KPU memperhatikan kaum disabilitas," katanya kepada Tribun.

Sebab, ada beberapa hal yang dianggap sulit mereka pahami karena keterbatasan mereka. Dengan demikian, mereka berharap KPU mau memberikan kemudahan.

Baca: Pemkot Jambi Gelar Lomba Desain Tas Belanja Ramah Lingkungan, Daftar Gratis, Hadiahnya Jutaan

Baca: Terpeleset, Tiga Pelajar di Merangin Hanyut Terseret Arus Sungai, Dua Orang Tewas

Baca: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Peserta Dalam Pendaftaran SNMPTN 2019 Besok, Catat Hal-hal Penting Ini

Baca: Promo Dunkin Donuts Hingga 6 Februari 2019, Buka Aplikasi Line Kamu Untuk Dapatkan Kuponnya

Baca: RSUD Ini Siapkan Kamar Khusus untuk Caleg Gagal yang Alami Gangguan Mental

Mulai dari pendataan kaum disabilitas, kemudian pemberian sosialisasi, serta perlengkapan TPS yang ramah bagi mereka.

"Bahasa dalam visi misi capres dan partai sangat sulit dipahami. Harusnya KPU bisa menyederhanakan dengan bahasa yang dipahami kaum disabilitas," ungkap Angga.

Penterjemah bahasa yang mendampingi Tribun mengungkapkan bahwa dalam visi misi yang digunakan capres dan cawapres serta partai menggunakan bahasa yang tidak mereka mengerti. Sehingga mereka kesulitan untuk memahami isi dan kandungan dalam visi misi tersebut.

Sedangkan untuk proses pemilihan nantinya dijawab oleh Wawan Bidang disabilitas Kopi Pede Provinsi Jambi. Katanya bagi mereka yang sudah mengikuti pemilu sudah tidak ada masalah. Namun bagi yang masih pemula akan menjadi kesulitan.

"Bagi saya yang sudah pernah ikut pemilu tidak masalah. Tetapi bagi yang pemula akan sangat sulit," ungkap Wawan.

Kesulitan tersebut karena banyak kertas yang harus dicoblos. Selain itu kertas suara juga cukup besar. Lalu banyak kota juga yang harus dimasukan surat suara. Sementara sosialisasi dan simulasi terhadap kaum disabilitas masih sangat kurang.

Baca: Awalnya Dikira Boneka Ternyata Jasad Bayi, Kondisinya Mengenaskan Sebagian Tubuhnya Dimakan Ikan

Baca: Kronologi Dua Pegawai KPK Dianiaya Saat Bertugas, Jubir KPK Ungkap Korban Harus Dioperasi

Baca: Heboh, Jasad Bayi Ditemukan Warga Hanyut di Dam Sungai Suban, Kondisinya Tidak Utuh Lagi

Baca: Udah Terdaftar di PDSS 2019, Ini 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Siswa Terkait Pendaftaran SNMPTN 2019

Baca: Pastikan Jumlah DPK dan DPTb, KPU Batanghari Koordinasikan Soal Pekerja dengan Disnakertrans

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved