Kader Demokrat dan PDIP Saling 'Serang' Terkait Kasus Ahmad Dhani di Acara Catatan Najwa

Pada forum Catatan Najwa:Greget Wakil Rakyat di Universitas Airlangga Surabaya, Jumat (2/1/2019), kader Partai Demokrat menyebut

Kader Demokrat dan PDIP Saling 'Serang' Terkait Kasus Ahmad Dhani di Acara Catatan Najwa
surya.co.id/bobby constantine koloway
Para calon legislatif hadir pada acara "Catatan Najwa:Greget Wakil Rakyat" di Universitas Airlangga Surabaya (Unair), Jumat (2/1/2019).Dalam acara ini kader Demokrat dan PDIP saling serang terkait kasus Ahmad Dhani. 

Kader Demokrat dan PDIP Saling 'Serang' Terkait Kasus Ahmad Dhani di Acara Catatan Najwa

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA – Pada forum Catatan Najwa:Greget Wakil Rakyat di Universitas Airlangga Surabaya, Jumat (2/1/2019), kader Partai Demokrat menyebut bahwa pemerintah berpotensi menghambat proses demokrasi, khususnya dalam bidang penegakkan hukum.

Partai berlambang segitiga mercy ini menilai pemerintah seakan tebang pilih dalam memberikan hukuman.

Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Imelda Sari, membandingkan pemerintah saat ini dengan pemerintahan sebelumnya kala Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menjadi presiden.

Baca: Lowongan Kerja 2019, Peluang Karier Perum Peruri Untuk Lulusan SMK hingga D3, Sampai 7 Februari 2019

Baca: Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2019 Sudah Dibuka - Cara Mendaftar, Persyaratan, Tahapan & Fasilitas

Baca: Nita Thalia Operasi Plastik Rp1 Miliar pada 2015, Agar Wajah Tirus & Cantik, Alami Kelumpuhan Wajah

Menurutnya, SBY yang juga menjadi Ketua Umum Partai Demokrat ini memberikan kebebasan kepada para pengkritiknya untuk menyampaikan pendapat.

”Dahulu, saat demo tidak ada kriminalisasi sebab itu adalah bentuk dari berdemokrasi. Sekarang, Ahmad Dhani ketika demo dipolisikan kemudian ditahan. Hari ini (Jumat, 2/1/2019) giliran Rocky Gerung diperiksa,” kata Imelda pada forum Catatan Najwa:Greget Wakil Rakyat di Universitas Airlangga Surabaya, Jumat (2/1/2019).

Acara ini di moderatori presenter senior, Najwa Sihab serta diikuti sejumlah caleg lintas partai.

Termasuk sejumlah civitas akademik Unair, serta ribuan mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Surabaya.

Hal ini lantas ditanggapi oleh politisi PDI Perjuangan, Johan Budi Sapto Pribowo.

Menurut Johan, hukuman pidana kepada Dhani bukan merupakan bentuk dari kriminalisasi.

Halaman
12
Editor: suci
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved