Polisi Masih Dalami Aksi Perampasan Motor Pelajar Bungo

MY dan S, dua warga Desa Baru Pusat Jalo, Bungo pelaku pemerasan terhadap seorang pelajar masih diperiksa intensif.

Laporan wartawan Tribun Jambi Fadly

TRIBUNJAMBI. COM, JAMBI - MY dan S, dua warga Desa Baru Pusat Jalo, Kecamatan Bathin VII, Kabupaten Bungo, yang jadi pelaku pemerasan terhadap seorang pelajar di Bungo masih diperiksa intensif.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, ia mengatakan tersangka sejauh ini masih diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Bungo.

“Masih dalam pemeriksaan,” ujar Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, Jumat (1/1).

Menurutnya, pihak kepolisian juga masih mengembangkan kasus ini. Apakah masih ada lokasi atau korban lain dari kejahatan tersangka,

“Masih pengembangan. Nanti diinformasikan lagi,” jelasnya.

Baca: Abdul Fattah Meninggal, Faisal: Tolong Bantu Doanya, Semoga Allah Memaafkan Dosanya

Baca: Bocah Lima Tahun Tewas di Selokan, Terseret Banjir Akibat Hujan Lebat dan Cuaca Buruk di Manado

Baca: Di Tempat Ini Jenazah Abdul Fattah Mantan Bupati Batanghari Dimakamkan, Berangkat Sabtu Pukul 09.00

Baca: Bocah Satu Tahun Tertimpa Longsor di Manado, Ini Detik-detik Sang Ibu Hanya Mampu Tolong Kembarannya

Baca: Sebelum Meninggal, Mantan Bupati Batanghari Abdul Fattah Sempat Tanyakan Payung

Untuk diketahui, penangkapan dilakukan beberapa waktu lalu. Tidak ada perlawanan saat penangkapan. Tersangka MY berhasil ditangkap oleh anggota opsnal Reskrim Polres Bungo di Loading PT BMM. Sementara, tersangka Y diamankan di rumah istrinya di Solok Selatan.

Kejadian ini bermula saat korban yang merupakan seorang pelajar bernama Muhammad Sofian (15) warga Desa Panjang, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo sedang duduk di depan kantor Bupati Bungo dihampiri kedua pelaku. Keduanya mengancam korban untuk ikut bersama mereka menuju Jalan Lingkar, Kelurahan Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Karena takut, korban mengikuti kemauan pelaku. Sesampainya di lokasi, kedua pelaku mengancam korbannya menggunakan sebilah pisau untuk menyerahkan handphone dan kunci motor milik korban.

Setelah korban menyerahkan handphone dan kunci motornya, pelaku langsung pergi menggunakan motor Beat milik korban. Sementara korban ditinggal di lokasi.

Setelah menerima laporan dari korban, anggota Satreskrim Polres Bungo langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka tanpa perlawanan.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 368 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Baca: Mantan Pacar Vanessa Angel Ini Jadi Buronan Polisi, Dihukum 3 Bulan Penjara dan Denda Rp5 Juta

Baca: Fahri Hamzah Buka-bukaan Soal Pemecatan Dirinya, Ada Kepentingan Pimpinan PKS dengan Pemerintah

Baca: Sekda Muarojambi Diperiksa Bawaslu Terkait Surat Deklarasi Pemilu Damai

Baca: Fian Baru Sadar Ketika Adik Pak Haji Teriak Minta Tolong, Rampok!

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved