Mantan Pacar Vanessa Angel Ini Jadi Buronan Polisi, Dihukum 3 Bulan Penjara dan Denda Rp5 Juta

Mandala Shoji mantan pacar Vanessa Angel yang masih buron ini diketahui terlibat kasus pembagian kupon Umroh pada saat kampanye partai.

Mantan Pacar Vanessa Angel Ini Jadi Buronan Polisi, Dihukum 3 Bulan Penjara dan Denda Rp5 Juta
kolase ideaonline
Sempat Sembunyikan Pernikahannya 9 Tahun Lalu, Mantan Pacar Vanessa Angel, Mandala Shoji 

TRIBUNJAMBI.COM - Mandala Shoji kini jadi buron. Bahkan postingan instagramnya diserbu netizen.

Dia mantan pacar Vanessa Angel, Mandala Shoji diketahui terjerat kasus hukum yang mengakibatkan dirinya harus dipenjara dan kini masih jadi buron.

Mandala Shoji mantan pacar Vanessa Angel yang masih buron ini diketahui terlibat kasus pembagian kupon Umroh pada saat kampanye partai.

Dilansir dari Tribun Jakarta, kabar Mandala Shoji resmi divonis hukuman penjara beredar setelah dinyatakan terbukti bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (21/1/2019).

Mandala Shoji dijatuhkan vonis 3 bulan hukuman penjara dan denda Rp 5 juta atas kasus pembagian kupon umroh.

Baca Juga:

Fahri Hamzah Buka-bukaan Soal Pemecatan Dirinya, Ada Kepentingan Pimpinan PKS dengan Pemerintah

Sebelum Meninggal, Abdul Fattah Sempat Tanyakan Payung

Istri Tentara atau Persit Pada Bahagia! Pasalnya Masa Pensiun Anggota TNI Diperpanjang Pemerintah

Melihat 3 Pasukan Siluman dari Detasemen Khusus TNI, Bekerja Secara Senyap Namun Sangat Mematikan!

Manda Shoji mantan pacar Vanessa Angel masih buron (TRIBUNNEWS/HERUDIN)
Manda Shoji mantan pacar Vanessa Angel masih buron (TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

Dikutip dari Warta Kota, kasus pembagian kupon umroh ini terkuak setelah Mandala Shoji mencalonkan diri sebagai salah satu kader legislatif dari Partai Amanat Nasional atau PAN pada Desember 2018 silam.

Mandala bersama calon anggota legislatif lainnya, Lucky Andriyani terbukti bersalah atas dugaan pembagian kupon umroh pada saat kampanye.

Kupon umroh tersebut dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk doorprize saat Mandala dan rekannya tersebut berkampanye.

Hal ini tentu saja dianggap oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Joni, sebagai pelanggaran dalam peraturan pemilu.

Atas kejadian ini, Jaksa Penuntut Umum mengatakan Mandala terbukti melakukan tindak pidana pemilihan umum Pasal 523 ayat 1 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf j UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved