Fahri Hamzah Buka-bukaan Soal Pemecatan Dirinya, Ada Kepentingan Pimpinan PKS dengan Pemerintah

Pemecatannya, dikatakan Fahri sebagai sebuah kasus rekayasa atau bohong yang dibuat oleh lima pimpinan PKS tergugat.

Fahri Hamzah Buka-bukaan Soal Pemecatan Dirinya, Ada Kepentingan Pimpinan PKS dengan Pemerintah
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah seusai mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Minggu (1/10/2017)(Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Politisi senior sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengungkapkan cerita di balik pemecatan dirinya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pemecatannya, dikatakan Fahri sebagai sebuah kasus rekayasa atau bohong yang dibuat oleh lima pimpinan PKS tergugat.

Kelima pimpinan yang dimaksud Presiden PKS Sohibul Iman, Wakil Ketua Majelis Takhim Hidayat Nur Wahid, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, anggota Majelis Takhim Abdi Sumaithi, dan Ketua Badan Penegak Disiplin Organisasi Abdul Muiz Saadih.

Baca Juga:

Istri Tentara atau Persit Pada Bahagia! Pasalnya Masa Pensiun Anggota TNI Diperpanjang Pemerintah

Melihat 3 Pasukan Siluman dari Detasemen Khusus TNI, Bekerja Secara Senyap Namun Sangat Mematikan!

5 Fakta dari Serangan Status di Media Sosial Jerinx SID ke Anang, Hingga Pancing Reaksi Ashanty

Sebelum Meninggal, Abdul Fattah Sempat Tanyakan Payung

Fahri mengatakan, saat proses pemecatannya, ada pimpinan PKS yang bertemu dengan presiden terpilih kala itu, Jokowi.

"Pikirannya itu minta saya mundur, mundur. Karena rupanya pada session ini ada pertemuan intensif antara pimpinan PKS dengan presiden terpilih (Jokowi). Bahkan ada satu artikel pimpinan PKS bertemu Jokowi, Presiden PKS mengaku tidak izin ke KMP (Koalisi Merah Putih)," katanya di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

"Jadi ada dugaan tekanan kepada saya itu berkaitan dengan keinginan pimpinan PKS masuk ke pemerintahan. Lalu dibersihkan orang-orang yang dulu dianggap punya sikap berbeda dengan pemerintah karena waktu itu saya sekretaris harian KMP," imbuhnya.

Politisi asal Sumbawa itu kemudian menceritakan maksud kepentingan yang dimaksud.

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah (Instagram)

Fahri menyebut Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri pernah bertemu dirinya dan memberikan alasan mendekat ke pemerintah.

Fahri dianggap sebagai orang yang selalu kritis kepada pemerintahan.

Namun di sisi lain, hal itu berpotensi membahayakan partai.

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved