10 Ribuan Warga di Merangin Belum Rekam e-KTP, Ini Cara Dukcapil Merangin Mensiasatinya

"Iya, dari 236.124 penduduk Merangin wajib KTP yang belum melakukan perekaman sebanyak 10.707," kata Jailani.

10 Ribuan Warga di Merangin Belum Rekam e-KTP, Ini Cara Dukcapil Merangin Mensiasatinya
Tribunjambi/jaka HB
Warga melakukan rekam KTP Elektronik di Bungo 

Di Merangin, 10.707 orang Belum Rekam e-KTP

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Minat masyarakat di Kabupaten Merangin untuk merekam e-KTP, masih minim. Terbukti, hingga akhir 2018 lalu, masyarakat yang belum melakukan perekaman mencapai 10.707 orang.

Jumlah tersebut tersebar dihampir semua kecamatan yang ada Kabupaten Merangin. Namun demikian, dari 24 kecamatan, di Kecamatan Tabir, paling banyak yang belum merekam, jumlahnya mencapai 1.303 orang. Di Kecamatan Pamenang sebanyak 1.279 orang. Sementara kecamatan yang lain dibawah 700 orang.

Baca: Sisa 6 Persen, Dukcapil Siasati Target Perekaman e KTP di Tanjabtim

Baca: Tarif yang Dipasang Mucikari Pr*stitusi Online Honorer Dinas PU Kalbar, Mahasiswi Ini Nggak Tahan

Baca: Wanita Aceh Nikah 100 Kali, 99 Suami Tewas di Malam Pertama, Ada Senjata Tersembunyi di Rongganya

Dari data yang diperoleh, kecamatan yang hampir selesai perekaman adalah kecamatan Renah Pamenang dengan jumlah 110 orang, kemudian Kecamatan Pamenang Selatan 124 orang dan Kecamatan Bangko kurang dari 160 orang.

Kepala Dukcapil Kabupaten Merangin, Jailani ketika dikonfirmasi mengatakan,jumlah penduduk Kabupaten Merangin sampai bulan Desember 2018 sebanyak 337.755, sementara yang sudah merekam sebanyak 225.417.

"Iya, dari 236.124 penduduk Merangin wajib KTP yang belum melakukan perekaman sebanyak 10.707," kata Jailani.

Baca: Puluhan Kali Lakukan Pemerasan, Dua Tersangka Akhirnya Dibekuk Polisi, Begini Modus Pelaku Beraksi

Baca: Anak Gubernur Kena Pungli Rp 200 Ribu, Bapaknya Marah-marah di Depan Puluhan Kades dan Camat

Baca: Banjir dan Longsor, Bandara Sam Ratulangi Manado Tutup, Penerbangan Dialihkan ke Gorontalo, Makassar

Jailani menyebut, untuk jumlah cetak, sampai akhir tahun lalu jumlah yang sudah dicetak sebanyak 212.043 sedangkan yang belum dicetak sebanyak 13.374.

Dalam perekaman e-KTP ini, banyak halangan dan rintangan yang dihadapi. Menurut Jailani, ada beberapa faktor diantaranya banyak alat perekaman di Kantor camat yang rusak dan masih ada masyarakat yang enggan mengurus KTP karena jarak jangkau yang jauh.

"Meskipun masih ada kendala, kita optimis KTP elektronik yang belum tercetak, terus diusahakan tercetak semuanya. Untuk yang belum melakukan rekam e-KTP, instansinya melakukan jemput bola dengan mendatangi ke rumah-rumah penduduk, ke sekolah-sekolah dan membuka layanan pada hari sabtu, minggu dan hari libur," imbuhnya. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved