Tunggakan Pajak Kendaraan di Tanjab Timur Capai Rp 23 Miliar, Tiga Kecamatan Ini Paling 'Bandel'

Tunggakan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Tanjabtim, saat ini mencapai sekitar Rp 23 miliar.

Tunggakan Pajak Kendaraan di Tanjab Timur Capai Rp 23 Miliar, Tiga Kecamatan Ini Paling 'Bandel'
Tribunjambi/Zulkifli
Peresmian Pos Samsat Pembantu Kecamatan Rantau Rasau 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJMABI.COM, MUARASABAK – Tunggakan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Tanjabtim, saat ini mencapai sekitar Rp 23 miliar.

Dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Tanjabtim, Kecamatan Muarasabak Timur, Rantau Rasau, dan Geragai, menduduki posisi tiga teratas dengan tunggakan pajak kendaraan terbesar.

Tunggakan tersebut akan segera digarap, guna menambah PAD Provinsi Jambi dari pajak kendaraan bermotor yang ditargetkan tahun ini sebesar Rp 1,4 triliun.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi Agus Pirngadi, saat menghadiri peresmian Pos Samsat Pembantu Kecamatan Rantau Rasau belum lama ini.

Pemprov Jambi bersama Pemkab Tanjabtim, Samsat, dan pihak Jasa Raharja, pada tahun ini akan segera menggarap tunggakan pajak kendaraan bermotor di Tanjabtim yang mencapai Rp 23 miliar.

“Jika tunggakan pajak kendaraan bermotor ini clear, maka Dana Bagi Hasil (DBH) dari pajak kendaraan untuk Pemkab Tanjabtim juga akan bertambah,” ujarnya.

Baca: Jaksa Masuk Sekolah, Berikan Pemahaman tentang Hukum dan Ingatkan Siswa Hati-hati Bersosial Media

Baca: Pemkab Kerinci Fokuskan Pengembangan Ikan Semah, Tahun Ini Targetkan 10 Ribu Benih Ikan Semah

Baca: Kembangkan Wisata, Bupati Merangin Berencana Buka Jalan di TNKS dan Hutan Produksi

Baca: Asep, Pembunuh Kicing, Divonis 13 Tahun Penjara, Putusan Hakim Ini Lebih Rendah 2 Tahun dari Jaksa

Sebagai langkah awal, kendaraan bermotor yang menunggak pajak ini akan dilakukan inventarisir terlebih dahulu. Pasalnya, tunggakan pajak sebesar Rp 23 miliar tersebut belum merupakan angka pasti, karena masih ada kemungkinan kendaraan bermotor yang dimaksud telah rusak, berada di luar Provinsi Jambi, atau beberapa kemungkinan lainnya.

“Yang jelas data yang kita miliki saat ini, tunggakan pajak kendaraan bermotor di Tanjabtim sebesar 23 m. Tiga kecamatan yang paling banyak terdapat tunggakan, yakni Kecamatan Muarasabak Timur, Rantau Rasau, dan Geragai. Tapi angka ini belum pasti,” beber Agus Pirngadi.

Seperti yang pernah dilakukan di Kabupaten Batanghari, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan beberapa intansi terkait. Seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Satpol PP, Samsat, Sat Lantas, dan pihak Jasa Raharja.

Keberadaan Pos Samsat Pembantu di Kecamatan Rantau Rasau yang baru saja diresmikan, juga diharapkan dapat mempermudah pemerintah untuk menggarap tunggakan pajak kendaraan bermotor. Terlebih Kecamatan Rantau Rasau merupakan kecamatan yang memiliki tunggakan pajak terbesar kedua, setelah Kecamatan Muarasabak Timur.

“Begitu juga dengan kecamatan yang ada di sekitar Rantau Rasau, seperti Kecamatan Nipah Panjang, Berbak, dan Kecamatan Sadu. Dengan telah diresmikannya Pos Samsat Pembantu ini, selain memberikan memudahkan pelayanan. Diharapkan dapat memudahkan pemerintah untuk menggarap tunggakan pajak kendaraan bermotor yang ada di wilayah delta Berbak,” tandasnya.

Baca: 5 Jalan Poros Kecamatan Batang Asai, Sarolangun Akan Diaspal, Tahun Depan, Ini Lokasinya

Baca: Sel Tempat Ahmad Dhani Ditahan Bau Pesing, Pengacaranya Ungkap Kondisi Terkini Kliennya

Baca: Pemkab Tanjabbar dan LPPI Libatkan 1000 Perempuan Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

Baca: Video Cuplikan Lengkap Gol-gol dari Hasil Laga Liverpool vs Leicester City, Klasemen Berubah Total

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved