Dua Restoran di Kota Jambi Ditutup Gara-gara Jual 'Minuman'

Pemerintah Kota Jambi terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap izin usaha yang ada di kota Jambi, terutama tempat hiburan.

Dua Restoran di Kota Jambi Ditutup Gara-gara Jual 'Minuman'
Tribunjambi/Rohmayana
Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Fahmi 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pemerintah Kota Jambi terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap izin usaha yang ada di kota Jambi, terutama tempat hiburan.

Disinyalir masih banyak yang belum memiliki izin. Selain itu fakta di lapangan kerap ditemukan jalannya usaha tidak sesuai dengan izin yang diterbitkan.

Kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) Kota Jambi, Fahmi mengatakan bahwa sepanjang tahun 2018 pihaknya telah mencabut dua izin usaha restoran. Di antaranya Breede berada jalan Halim Perdanakusuma dan Hopeng di Talang Banjar.

"Keduanya dicabut izinnya, karena izin operasionalnya untuk restoran, tapi mereka kedapatan menjual Minol," kata Fahmi, Kamis, (31/1).

Baca: Program P3K Terancam Batal di Bungo, Masalah Anggaran Jadi Penyebabnya

Baca: 6 Perempuan Malam Ditangkap Satpol PP Kota Jambi, Diduga Jadi PSK di Warung Remang-remang

Baca: Caleg Partai Berkarya Diberi Waktu Hingga Jumat

Baca: Tanjab Barat Ajukan Replanting Sawit 5.000 Ha, Petani Dapat Bantuan Rp 25 Juta, Begini Caranya

Baca: Tertangkap Bawa Sabu 1.000 Gram, Angga Trijaya Divonis Lebih Ringan Meski Dendanya Rp 1 Miliar

Dicabutnya izin tersebut karena mereka kedapatan melanggar izin operasional. Selain itu juga tentunya tidak mengantongi izin untuk penjualan minol.

Selain itu, dirinya juga menolak dua permohonan pengurusan Izin mendirikan bangunan terhadap ruko yang berada di Pematang Sulur.

"Ada ruko yang menyalahi GSB (Garis Sempadan Bangunan) di Pematang Sulur juga kami tolak. Itu sudah terbangun," katanya.

Dia menjelaskan ruko tersebut di bangun 4 pintu dan satu lagi 2 pintu. "Karena melanggar GSB harus di bongkar," katanya.

Fahmi mengatakan bahwa selain tempat hiburan, pihaknya saat ini juga terus melakukan monitoring terhadap bangunan yang ada di kota Jambi, karena disinyalir banyak tidak memiliki IMB.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, M Fauzi mengatakan bahwa DPMPTSP harus rutin melakukan pengawasan tempat hiburan yang ada di Kota Jambi sebab disinyalir memang masih banyak yang izin operasional yang tidak sesuai.

"Harus dipantau terus, terutama yang ada di pinggir kota," katanya.

Baca: Tunggakan Pajak Kendaraan di Tanjab Timur Capai Rp 23 Miliar, Tiga Kecamatan Ini Paling Bandel

Baca: Satu Sel 25 Orang, Kalapas Kuala Tungkal Ketar-ketir Terjadi Kerusuhan

Baca: Asep, Pembunuh Kicing, Divonis 13 Tahun Penjara, Putusan Hakim Ini Lebih Rendah 2 Tahun dari Jaksa

Baca: Segera Dimulai! 4 Februari Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Ini, Begini Cara Daftar Ikut SNMPTN 2019

Baca: Jadwal Konser BTS (World Tour) di Indonesia Juni 2019, Stadion GBK Di-booking Sepekan

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved