Didikan Mengerikan Marinir TNI AL, Saat Tidur Dibangunkan dengan Dentuman Granat & Rentetan AK-47

Perlu kerja keras yang pastinya amat ekstra agar seorang warga sipil pantas mengenakan baret dan seragam doreng TNI.

Didikan Mengerikan Marinir TNI AL, Saat Tidur Dibangunkan dengan Dentuman Granat & Rentetan AK-47
Marinir TNI AL 

TRIBUNJAMBI.COM - Di Indonesia, menjadi seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) sungguh suatu hal yang membanggakan.

Namun tidak sertamerta dengan mudah untuk bergabung menjadi abdi negara tersebut.

Perlu kerja keras yang pastinya amat ekstra agar seorang warga sipil pantas mengenakan baret dan seragam doreng TNI.

Bagi yang lemah mental, lebih baik mundur sebelum berniat mendaftar menjadi hulu balang republik.

Baca Juga:

Oknum TNI dan Oknum Wartawan Rebutan Pramuria, Adu Jotos Hingga Bibir Bonyok dan Dower

Sedang Hadiri Hajatan, Anggota TNI AD Dikeroyok dan Ditikam hingga 5 Tikaman

Hadiri Hajatan Keluarga di Sumsel, Tiba-tiba Anggota TNI Ini Ditusuk Sampai 5 Lobang

Pasukan Elite Amerika Ini Sampai Berguru ke Kopaska TNI AL, Booby Trap Jadi Materi yang Diajarkan

Dikutip dari Intisari, Rabu (30/1) salah satu Komando Utama (Kotama) TNI ialah Marinir.

Marinir berada dalam struktur TNI AL dengan slogan "Jalesu Bhumyamca Jayamahe" yang artinya "Di Laut dan Darat Kita Jaya."

Untuk menjadi seorang prajurit Marinir maka calon harus mendaftar jika ada pembukaan penerimaan anggota TNI AL baik dari jalur Tamtama, Bintara, AAL maupun Perwira Karier.

Jika dinyatakan lolos maka siswa akan mendapat pendidikan dasar militer terlebih dahulu di Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI Angkatan Laut (Kobangdikal).

Usai di Kobangdikal, siswa akan melanjutkan pendidikan kejuruan di Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) Gunungsari, Dukuh Pakis, Surabaya.

Di sini latihan keras sudah menunggu para calon prajurit Marinir.

Para prajurit Korps Marinir TNI AL dalam acara “exit briefing” di markas Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2018).
Para prajurit Korps Marinir TNI AL dalam acara “exit briefing” di markas Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2018). (IST/Dinas Penerangan Korps Marinir)

Selama tiga bulan penuh siswa akan digembleng layaknya dalam suasana perang sungguhan.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved