Awasi Dana Bansos, Polda Jambi Bentuk Satgas Bansos Pasca MoU Polri dan Mensos

"Ini tidak main-main. Dana yang dikucurkan pemerintah sangat besar dan lebih besar dari tahun sebelumnya, yaitu Rp54 triliun se Indonesia

Awasi Dana Bansos, Polda Jambi Bentuk Satgas Bansos Pasca MoU Polri dan Mensos
tribunjambi/rian
Podla Jambi membentuk Satgas Bansos, pasca MoU antara Polri dan Menteri Sosial 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polda Jambi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bansos untuk mengawasi penyaluran kucuran bantuan ke masyarakat.

Satgas ini terbentuk dalam rangka menindaklanjuti penandatangan Memorandum Of Understansing (MoU) antara Kapolri bersama Menteri Sosial tentang keikut sertaan Polri bersama pemerintah untuk mengawasi pelaksanaan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu yang ada di tiap-tiap daerah di Indonesia.

Satgas Bansos Polda Jambi, dipimpin Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Drs Ahmad Haydar, yang bertindak sebagai Kasatgasda.

Baca: Raffi Ahmad Memutar Uang dari Jual Beli Mobil Mewah, Gara-gara Hobi Banyak Ruginya

Baca: Wanita Cantik Dikurung di Ruang Bawah Tanah Tanpa Kasur, Hanya Bisa Julurkan Kepala

Baca: Mbak Ve Mucikari Prostitusi Online Ditangkap! Anak Buahnya Digerebek, Kondom Berserakan di Kamar

Waka Polda Jambi, Brigjen Pol Drs Ahmad Haydar, bertindak sebagai Kasatgasda
Waka Polda Jambi, Brigjen Pol Drs Ahmad Haydar, bertindak sebagai Kasatgasda (tribunjambi/rian)

Satgas ini terdiri dari empat subsatgas yakni dari Dit Binmas untuk sosialisasi dan pendataan ke masyarakat, Dit Sabhara untuk pengamanan, Bid Humas untuk media dan dari Ditreskrimsus untuk penegakan hukum.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi mengatakan, terbentuknya Satgas tersebut atas sesuai Nota Kesepahaman antara Kapolri dan Menteri Sosial pada tanggal 11 Januari yang lalu, Dimana Nota Kesepahaman pada No 1 Tahun 2019 Kemensos dan UNW Polri yakni No 6 B tahun 2019 Polri.

"Jadi, kita Polri melakukan pengamanan dan bantuan hukum terkait program Bansos tersebut. Untuk Polda Jambi sendiri kita sudah laksanakan vicon, dan bentuk tindaklanjut itu dengan dibentuk satgasnya," papar Kuswahyudi.

Baca: KKB Makin Terhimpit, Tim Gabungan TNI/Polri Tangkap & Menahan 3 Sosok Pemasok Amunisi KKB Papua

Baca: Rumah Kaban Kesbangpol Tanjab Barat, Senin Pagi Terbakar, Damkar Turunkan 9 Unit Armada

Baca: Daftar 8 Jenderal Polisi yang Naik Pangkat dan Puluhan Jenderal TNI yang Mutasi

Dalam nota Kesepahaman tersebut tertuang bahwasanya Polri hanya pengamanan, pendampingan dan penegakan hukum. Sementara Kementerian Sosial yang memiliki program pemerintah ini diantaranya adalah pembagian Beras Sejahtera (Rastra) dan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

"Itu salah satunya, juga serta beberapa program lainnya dalam Bansos 2019 ini," ucapnya.

Ia melanjutkan, sekecil apapun akan ditindak apabila ada penyelewengan.

Baca: Bung Karno Pernah Tempeleng 8 Pengawalnya, Setelah Itu Dia Menyesal dan Minta Maaf

Baca: Korban Disetubuhi Padahal Sudah Tak Bernyawa, Deretan Kekejaman Pelaku Sebelum Bunuh dan Bakar IA

Baca: Dijual Hingga Belasan Juta, Tas Gucci Ternayta Cuma Gunakan Bahan Seharga Ratusan Ribu

""Ini tidak main-main. Dana yang dikucurkan pemerintah sangat besar dan lebih besar dari tahun sebelumnya, yaitu Rp54 triliun se Indonesia," ujarnya.

Ia juga menyebutkan, saluran program ini pastinya bertujuan untuk membantu masyarakat.

"Jangan sampai ada pihak yang coba-coba melakukan tindakan pelanggaran hukum, akan kita tindak tegas sekecil apapun itu," tegasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved