Tak Punya Mesin Penghancur, Semua Limbah Puskesmas di Muarojambi Ditangani Pihak Ketiga

Seluruh limbah padat yang dihasilkan semua puskesmas di Kabupaten Muarojambi dikelolah oleh pihak ketiga.

Tak Punya Mesin Penghancur, Semua Limbah Puskesmas di Muarojambi Ditangani Pihak Ketiga
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kondisi tempat penampungan limbah milik RSUD Ahmad Ripin, Sengeti. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Seluruh limbah padat yang dihasilkan semua puskesmas di Kabupaten Muarojambi dikelolah oleh pihak ketiga.

Sekretaris Dinas Kesehatan Muarojambi, Yes Isman, menjelaskan bahwa persoalan limbah terbagi atas dua limbah, yaitu limbah cair dan limbah padat. Katanya, pihak Dinkes menggunakan jasa pihak ketiga, hal itu dirasa lebih efisien.

"Sementara kita memang tidak memiliki alat untuk menghancurkan limbah padat tersebut, disamping harganya mahal, alat itu juga harus ada perawatan khusus. Jadi lebih efisien memang menggunakan pihak ketiga," jelasnya.

Yes Isman menerangkan pihak puskesmas membuang limbah di tempat penampungan sementara. Kemudian, sekitar tiga atau enam bulan, baru pihak ketiga mengambil sampah tersebut.

Baca: Limbah Medis Pernah Dicuri, RSUD Ahmad Ripin Akan Perketat Keamanan

Baca: Perdana Vanessa Angel Bertemu Ayahnya Usai Tersangkut Kasus Prostitusi Online, Keduanya Canggung

Baca: Ratusan Habib di Jatim Deklarasi Dukung Pasangan Jokowi-Maruf Amin, Hidup Jokowi Bergema

Baca: Seminggu Singa dan Harimau Mati, Kepala Taman Rimba Jambi Sebut Kematian Karena Perilaku Satwa

Baca: Eka Tjipta Widjaja, Orang Terkaya Nomor 3 di Indonesia ini Berasal dari Keluarga Miskin

"Jadi pihak ketiga mengambil kemudian dibawa kejakarta untuk dihancurkan. Bagaimana kita mengetahui kalo limbah itu dihancurkan, itu kita minta bukti penghancuran, berikut data barang-barang yang dihancurkan. Baru kita bayar mereka," terangnya.

Sementara untuk limbah cair kata Yes Isman dikelolah oleh pihak puskesmas. Limbah cair yang berasal dari laboratorium maupun dari tempat pengobatannya dikelola dengan cara ditampung di septictank.

"Itu di kelola puskesmas melalui pembuangan septictank di setiap puskesmasnya jadi di buat dengah khusus terpisah dari septitank yang untuk kotoran. Limbah yang cair tentunya melalui penyaringan-penyaringan khusus di septictank tersebut," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved