VIDEO: Detik-detik Rumah 'Berjalan' Akibat Terseret Banjir di Jeneponto, Gowa

Tim SAR gabungan dan BPBD kabupaten/kota serta aparat kepolisian hingga kini masih membantu evakuasi warga yang terkepung banjir.

TRIBUNJAMBI.COM, MAKASSAR - Hujan deras sehari semalam yang disertai angin kencang, membuat Kota Makassar dan enam kabupaten lain di Sulawesi Selatan, diterjang banjir.

Sebuah jembatan dan sejumlah rumah warga terseret arus deras dari aliran Sungai Jeneberang, Selasa (22/1/2019).

Sebagian wilayah di Kota Makassar terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi. Ratusan rumah penduduk terendam banjir, bahkan warga sebagian mulai mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak terendam banjir.

Banjir terparah di Kota Makassar berada di Kelurahan Paccerakkang, dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Baca: Tewas Tergeletak di Area Parkir, Ternyata Mahasiswa Ini Terjun Bebas: Begini Kondisinya

Baca: Ahok Dibebaskan 24 Januari, Dimana? Kemenkumham Minta Satu Hal Ini hingga Grup Band Ahok BTP

Baca: Sepi Penumpang, 3 Maskapai Batalkan Penerbangan Dari Bandara Hang Nadim Batam, Lengang Sejak Senin

Demikian pula beberapa wilayah di enam Kabupaten di Sulsel yakni, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Maros, Pangkep dan Barru.

Selain air hujan yang cukup deras, air kiriman dari pegunungan Bawakaraeng yang mengalir di sungai-sungai enam kabupaten ini meluap.

Sebuah jembatan yang berdekatan dengan Bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa ambruk terbawa derasnya arus Sungai Jeneberang yang airnya berasal dari pegunungan Bawakaraeng.

Baca: Melanie Putria Puteri Indonesia 2002 Bercerai dengan Angga Puradiredja, Sebab Cerai-Hak Asuh Anak

Baca: Jangan Remehkan Buah Petai, Ternyata Bisa Bikin Awet Muda: Ini 8 Fakta Keampuhannya

Baca: Bocah 12 Tahun Bunuh Pria 32 Tahun, Gas Motor Kencang-kencang di Hajatan Lalu Tega Tikam Korban

Ketinggian air di Bendungan Bili-bili pun sudah hampir sampai pada ambang batas yakni 103 meter. Beberapa perumahan di Kabupaten Gowa terendam banjir setinggi dada orang dewasa.

Sebuah rumah warga yang terbuat dari bahan kayu berada tepi Sungai Jeneberang hanyut terbawa arus. Belum ada korban jiwa dalam musibah banjir yang menerjang Kota Makassar dan enam kabupaten di Sulsel.

Namun, Jembatan Kembar yang menghubungkan Kota Makassar dengan kabupaten bagian selatan di Sulsel sempat ditutup. Sebab, arus sungai sangat deras dan Jembatan Kembar yang padat kendaraan yang menyeberang ini sempat bergoyang.

Halaman
12
Penulis: wawan kurniawan
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved