Idham Azis Jabat Kabareskrim, Rekam Jejaknya di Kepolisian, Pernah Menjabat di Daerah Rawan Konflik

“Saya berharap agar Pak Idham (Idham Aziz) dapat menjadikan Reskrim makin profesional dalam melaksanakan tugas-tugasnya,”

Idham Azis Jabat Kabareskrim, Rekam Jejaknya di Kepolisian, Pernah Menjabat di Daerah Rawan Konflik
(Kompas.com/Sherly Puspita)
Kapolda Metro Jaya Irjend Idham Azis saat memberikan keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/9/2018). 

Sebelum mendapat promosi menjadi Kabareskrim, Idham Aziz menjabat Kapolda Metro Jaya sejak 2017.

Ini rekam jejak Idham Azis dikutip dari Wikipedia.

Idham Azis merupakan lulusan Akpol tahun 1988 dan berpengalaman dalam bidang reserse.

Ia termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat cukup cepat saat tergabung dalam tim Bareskrim, dengan prestasi melumpuhkan teroris Dr. Azahari dan kelompoknya di Batu, Jawa Timur, pada tanggal 9 November 2005.

Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jendral Sutanto, bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, Rycko Amelza Dahniel, dan kawan-kawan

Pada malam tanggal 10 November 2005, Brigjen. Pol. Surya Dharma memanggil dan memerintahkan Idham untuk berangkat ke Poso.

Keesokan harinya, Idham terbang dari Surabaya menuju Palu dan tiba di Poso pada sore harinya untuk langsung bergabung dengan Tito Karnavian yang sudah berada di sana.

Tito memintanya untuk menjadi wakilnya dalam kasus investigasi mutilasi tiga gadis Kristen yang terjadi di Poso.

Per tanggal 12 November 2005, Idham resmi menjadi Wakil Ketua Satgas Bareskrim Poso, mendampingi Tito Karnavian.

Kemampuannya di bidang anti-terorisme membuat Kapolri mempercayakan Idham menjabat di Sulawesi Tengah, yang rawan dengan kelompok sipil bersenjata. 

(Kompas, Wikipedia)

Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved