VIDEO: Gunung Kerinci Keluarkan Asap Tebal, 6 Pendaki Diminta Segera Turun

Asap tebal kecoklatan muncul dari gunung tertinggi di Sumatera, fenomena itu membuat warga Kerinci dan Sungai Penuh heboh.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Gunung Kerinci mengeluarkan asap tebal warna kecokelatan. Fenomena itu terpantau muncul sejak Senin (21/1) pagi.

Asap tebal warna kecoklatan dari gunung tertinggi di Sumatera itu, membuat warga Kerinci dan Sungai Penuh heboh.

Aktivitas gunung tersebut diabadikan sejumlah warga menggunakan kamera ponsel.

Warga Fitria mengatakan melihat asap tebal berwana kecokelatan yang keluar dari puncak Gunung Kerinci.

Asap cokelat yang tebal tersebut mengarah ke jalur pendakian, tepatnya di shelter tiga menuju puncak Gunung Kerinci.

Dia mengatakan kondisi itu cukup berbahaya bagi yang akan melakukan pendakian Gunung Kerinci.

"Semoga teman-teman yang melakukan pendakian tidak kenapa-kenapa dan selamat," sebutnya, seraya mengatakan saat ini teman-temannya dari Medan dan Pulau Jawa sedang dalam perjalanan mendaki Gunung Kerinci.

Baca: Sudah Bisa Disaksikan Saat ini Fenomena Supermoon 2019 di Langit Indonesia, Bisa Abadikan Lewat HP

Baca: Dibantu Dishub Kota Jambi, Bawaslu Tertibkan Alat Peraga di Angkot

Baca: PAN Tak Perintahkan Caleg Tempel Foto Calon Presiden, Ternyata Ini Alasannya

Baca: Dugaan Pelecehan Siswa SLBN Tanjabtim, Pengawas Sarankan Korban Direhabilitasi Terapi Psikologi

Kepala Seksi Pengawasan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) Wilayah I Kerinci, Nurhamidi, membenarkan adanya fenomena asap cokelat tersebut.

Dia mengatakan baru mendapatkan informasi dari anggota di pos pendakian Gunung Kerinci di R 10, bahwa gunung api tertinggi di Sumatera tersebut tadi pagi mengeluarkan asap tebal berwarna hitam.

"Kita menyarankan kepada pendaki untuk tidak melakukan pendakian ke Gunung Kerinci, karena membahayakan pendaki," tuturnya.

Selain itu, berdasarkan hasil koordinasinya dengan penjaga Pos R 10, kondisinya cukup membahayakan bagi pendaki terutama di sekitar puncak.

"Pendakian hanya boleh sampai shelter 1," tegasnya.

Saat ini, ada sekira enam orang pendaki tengah berada di Gunung Kerinci.

"Posisi pagi tadi di shelter 2. Pagi tadi sudah dihubungi untuk turun," pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved