Sebar Hoax Lewat Whatsapp, Siap-siap Akun Kena Blokir, Begini Cara WA Melacaknya
Bukannya untuk bertukar informasi yang bermanfaat, eh malah digunakan untuk menyebarkan hoax. Akhirnya kena blokir
Sebar Hoax Lewat Whatsapp, Siap-siap Akun Kena Blokir, Begini Cara WA Melacaknya
TRIBUNJAMBI.COM - WhatsApp kini menjadi platform komunikasi yang banyak digunakan oleh masyarakat.
Hal ini dikarenakan fitur WhatsApp yang dinilai bersifat lebih pribadi.
Sayangnya saat ini aplikasi perpesanan banyak yang disalahgunakan.
Bukannya untuk bertukar informasi yang bermanfaat, eh malah digunakan untuk menyebarkan hoax.
Untuk menghindari hal tersebut, kini pihak WhatsApp menindak tegas pelaku penyebar hoax lewat aplikasi WhatsApp.
Jika pengguna terbukti menyebarkan informasi hoax lewat WhatsApp, maka akunnya akn dihapus.
/////////BACA TIGA BERITA TERPOPULER HARI INI///
Baca: Si Bos Besar Mucikari Prostitusi Artis Terungkap, Jaringan Bisnis Besar Anggota Ada Artisnya
Baca: Putri Bungsu Ustaz Maulana Seolah-olah Tak Tahu Ibunya Meninggal Dunia, Bermain di Pundak Ayah
Baca: Foto Masa Lalu Luna Maya dan Sindiran nasi kemarin diangetin, Melaney Ricardo Beri Tak Terduga
"WhatsApp tidak bisa melihat isi pesan."
"Jadi yang paling mungkin adalah melihat perilakunya," kata Wakil Direktur Kebijakan Publik dan Komunikasi WhatsApp, Victoria Grand, saat konferensi pers di Jakarta seperti yang dilansir GridHot dari Antara News.
WhatsApp memang menyediakan group, di mana jumlah anggotanya saat ini masih bisa mencapai ratusan orang di setiap groupnya.
Kendati demikian, sejak awal WhatsApp memang dirancang sebagai platform komunikasi yang sifatnya pribadi.
Berbeda dengan Facebook dan media sosial lainnya yang memang diposisikan sebagai jejaring sosial.
WhatsApp sebenarnya juga sudah dilengkapi dengan fitur enkripsi end-to-end.
Sistem ini bertindak sebagai pengamanan sehingga hanya pengirim dan penerima saja yang bisa membaca pesan yang dikirimkan.
Baca: 7 Fakta Meninggalnya Istri Ustad Maulana, Mulai dari Disalatkan 2 Jendral, Hingga RS Menolak Dibayar
Baca: Malam Ini Supermoon Bisa Disaksikan di Indonesia, Ini Waktu Terbaik Memotret & Amalan Salat
Pemasangan enkripsi ini bertujuan agar pesan yang sedang dikirim lewat WhatsApp tidak diretas sebelum sampai ke penerima.
Ke depannya jika WhatsApp mendeteksi adanya perilaku yang dianggap aneh dan mengarah pada aktivitas negatif oleh pengguna, maka tak segan-segan akun tersebut akan dihapus.
Nomor yang telah didaftarkan di WhatsApp itu juga tidak bisa digunakan untuk mengakses WhatsApp lagi.
Rupanya selain memblokir akun pengguna, WhatsApp juga kini membatasi jumlah pesan yang di forward.
Total pesan yang diperbolehkan untuk di forward hanya sebanyak lima kali saja.
Dan jika kamu melakukan forward pesan melebihi lima kali, secara otomatis pesan akan dilacak hingga ke lima pesan sebelumnya.
Gak hanya itu, WhatsApp juga memberikan kemudahan untuk penggunanya.
Jika kamu menemukan atau mendapatkan pesan berantai yang sifatnya negatif, langsung saja laporkan melalui opsi "Report" atau "Laporkan".
Berikut cara untuk melaporkan akun yang bermasalah.
Baca: Baru Bantah Pacaran, Hyun Bin & Son Ye Jin Kepergok Jalan Bareng Lagi, Ini Kata Agensi
Baca: VIDEO: Gunung Kerinci Keluarkan Asap Tebal, 6 Pendaki Diminta Segera Turun
Baca: Kapten Encun, Mahaguru Pelempar Pisau Kopassus yang Selalu Bikin Pohon Hancur Karena Bidikannya
Buka obrolan>klik tiga titik yang ada di pojok kanan atas>kemudian pilih "report".
Maka secara otomatis akun tersebut telah terlaporkan.
(*)
HAJJAH ALIAH MENINGGAL DUNIA, USTAZ MAULANA UNGKAP PENYAKIT YANG DIDERITA ISTRINYA
IKUTI INSTAGRAM KAMI:
ARTIKEL TELAH TAYANG DI GRIDHOT DENGAN JUDUL JANGAN COBA-COBA SEBAR HOAX VIA...
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/whatsapp_20180919_072816.jpg)