Ternyata Belatung Digunakan untuk Pengobatan Tentara pada Saat Perang, Kok Bisa? Begini Penjelasanya

Praktik mengobati luka dengan belatung ini ternyata sudah dilakukan oleh manusia purba.

Ternyata Belatung Digunakan untuk Pengobatan Tentara pada Saat Perang, Kok Bisa? Begini Penjelasanya
Net
27032015_belatung 

Ternyata Belatung Digunakan untuk Pengobatan Tentara pada Saat Perang, Kok Bisa? Begini Penjelasanya

TRIBUNJAMBI.COM - Para ilmuwan di Inggris mengumumkan bahwa mereka akan mengirim 'pasukan' belatung untuk mengobati luka para tentara yang bertugas di negara-negara konflik seperti Suriah, Yaman, dan Sudan Selatan.

Menurut para peneliti, hewan pemakan daging ini dapat melakukan desifenksi pada luka terbuka.

Ia mampu melahap jaringan manusia dan meninggalkan air liur antibakteri.

Belatung pun diharapkan dapat menyelamatkan nyawa dan anggota tubuh tentara.

Praktik mengobati luka dengan belatung ini ternyata sudah dilakukan oleh manusia purba.

Baca: Vanessa Angel Jadi Tersangka - Hal Ini yang Memberatkan VA, Foto dan Video agar Pemesan Tertarik

Baca: 13 Tahun Jadi Asisten Rumah Tangga, Indrawan Tega Curi Cincin 2 Suku dan 3 Suku Kalung Emas

Baca: Prabowo-Sandi Dilaporkan ke Bawaslu, Pidato Kebangsaan Dianggap Langgar Aturan

Suku asli Australia kerap menggunakan metode ini. Begitu pula para pejuang di Perang Dunia I.

Hingga saat ini, 'terapi belatung' masih digunakan di beberapa rumah sakit AS untuk membersihkan luka dan memotong jaringan mati.

Menurut para ahli, cara ini lebih cepat dibanding teknik yang dilakukan dokter bedah.

"Project Maggot" yang menggunakan belatung ini, ditargetkan dapat menyembuhkan 250 luka per harinya.

Proyek akan dimulai dengan membuat peternakan belatung di beberapa rumah sakit terkait, di mana mereka akan menginkubasi telur ke larva dalam lingkungan yang steril.

Meski belatung tidak dapat digunakan dua kali (untuk menghindari risiko penyebaran infeksi), tapi mereka hanya membutuhkan beberapa hari untuk berkembang biak.

Baca: Kerap Mengikuti Kompetisi Robot Nasional, UKM Robotic Unja akan Perkenalkan ke Sekolah-sekolah

Baca: Prabowo Sebut Garuda Indonesia Bangkrut, Darmin: Itu Pernyataan yang Terlalu Ceroboh

Baca: Awal Mula Terjerumus Masuk ke Industri Film Dewasa, Ini Pengakuan Mengejutkan Mia Khalifa

Pada 2021, para ilmuwan memiliki rencana yang lebih besar.

Mereka akan membuat peternakan belatung di wilayah-wilayah terpencil yang belum memiliki rumah sakit.

Dengan begitu, para warga bisa mendapatkan perawatan medis yang cukup saat mengalami luka. (Gita Laras Widyaningrum)

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved