Butuh Perbaikan, Pemkab Tanjabtim Kebut Perbaikan 80 Bangunan SD, Kadisdik:Untuk Kenyamanan Siswa

Ini punya pemerintah, untuk memberikan rasa yang lebih nyaman kepada peserta didik dan pendidik," sebut Junaidi, belum lama ini.

Butuh Perbaikan, Pemkab Tanjabtim Kebut Perbaikan 80 Bangunan SD, Kadisdik:Untuk Kenyamanan Siswa
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI AZIS
Kadis Pendidikan Tanjung Jabung Timur Junaidi Rahmad 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJBI.COM. MUARASABAK - Upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) untuk meningkatkan mutu pendidikan terus dilakukan. Selaian dari peningkatan SDM tenaga pendidik, peningkatan fasilitas ruang belajar (rumbel) juga terus dilakukan. Saat ini, tercatat ada 80 rumbel yang menjadi prioritas dalam pembangunan.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim, Junaidi Rahmad ketika dikonfirmasi Tribujambi.com mengatakan, saat ini pemerintah melalui dinas pendidikan sedang berupaya memberikan rasa yang lebih nyaman kepada peserta didik dan pendidik. Dengan memberikan perbaikan terhadap rumbel yang ada.

"Ini punya pemerintah, untuk memberikan rasa yang lebih nyaman kepada peserta didik dan pendidik," sebut Junaidi, belum lama ini.

Baca: Capres Prabowo Sebut Indonesia hanya Mampu Berperang 3 Hari, Ini Respon Menhan Ryamizard Ryacudu

Baca: Viral Foto Rocky Gerung Acungkan Satu Jari Bersama Boni Hargens, Dukung Petahana? Ini Jawabnya

Baca: Beginilah Nasib 6 Pemain Persib Bandung yang Didepak, Atep Diisukan ke Persiba Balikpapan

Menurutnya, di Tanjabtim ada 205 sekolah dasar (SD) dari jumlah tersebut terdata sebanyak 80 sekolah yang membutuhkan perbaikan rumbel.

"Rumbel tersebut di bangun tahun 80 an. Sejak saat itu pula belum pernah tersentuh pembangunan sama sekali," ujarnya.

Yang terjadi tambahnya saat ini 80 rumbel sekolah ini tidak cukup layak. Oleh sebab itu upaya pemerintah dalam meningkatkan rumbel pun harus di kebut.

"Makanya 80 rumbel ini akan menjadi prioritas kita," tambahnya.

Baca: 8 Fakta Kenapa Vanessa Angel Ditetapkan Polda Jatim Jadi Tersangka

Baca: Pembangunan Kantor Bupati Kerinci di Bukit Tengah Dilanjutkan, Tapi Mesti Tunggu Ini Dulu

Sementara itu, masalah rumbel yang butuh perbaikan, kekurangan tenaga pengajar juga masih terjadi di Tanjabtim. Sejauh ini Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Tanjabtim, diketahui kekurangan guru sebanyak 489 guru PNS untuk tingkat SD. Kekurangan guru PNS tingkat SD ini tersebar di 11 kecamatan, yang ada di Kabupaten Tanjabtim.

"Kekurangan yang paling banyak itu guru kelas sebanyak 437 orang, sisanya guru PJOK atau penjas sebanyak 52 orang," kata Meiheriansyah, Kabid Pendidik dan Kependidikan (PTK).

Kekurangan guru PNS tingkat SD ini hampir terjadi di seluruh SD yang berjumlah 206 yang tersebar di 11 kecamatan.

Baca: Listrik Padam di Sarolangun Sampai 10 Jam, Ini Penyebabnya Menurut Kepala PLN ULP Sarolangun

Baca: Terungkap, 6 Hal ini yang Bakal Ditanyakan Prabowo-Sandi ke Jokowi saat Debat Pilpres 2019

Baca: Pesta Sabu, 3 Pria Ditangkap, 1 Oknum Polisi dan 1 Oknum Honorer, Ini Barang Buktinya

Kekurangan guru PNS tingkat SD terbanyak terdapat di Kecamatan Sadu, dari 19 SD yang ada di kecamatan perbatasan ini hanya memiliki sebanyak 75 guru berstatus PNS. Sementara kebutuhan guru PNS di Kecamatan Sadu mencapai 153 guru PNS

Kemudian di Kecamatan Muarasabak Timur, yang kekurangan guru PNS tingkat SD sebanyak 79 orang. Sementara kebutuhan guru PNS tingkat SD di Kecamatan Muarasabak Timur sebanyak 225 orang, dengan jumlah SD yang ada sebanyak 26 sekolah.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved