Tarif JNE Naik 10-40 Persen, Penyebabnya Kenaikan Biaya Kargo Naik

Kenaikan tarif pengiriman itu berlaku dari Jabodetabek ke seluruh Indonesia khususnya yang menggunakan pesawat.

Tarif JNE Naik 10-40 Persen, Penyebabnya Kenaikan Biaya Kargo Naik
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Ekspedisi JNE 

Tarif JNE Naik 10-40 Persen, Penyebabnya Kenaikan Biaya Kargo Naik

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kenaikan biaya kargo pesawat membuat perusahaan jasa pengiriman mulai menyesuaikan tarif jasa pengiriman yang dibebankan ke konsumen.

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) misalnya, yang mulai Selasa (15/1) kemarin resmi menaikkan tarif jasa pengiriman barang 10%-40%.

Kenaikan tarif pengiriman itu berlaku dari Jabodetabek ke seluruh Indonesia khususnya yang menggunakan pesawat.

Baca: Fakta Penangkapan Aris Idol, Bermula Tangkapan 300 Butir Ekstasi hingga Pengintaian Seminggu

Baca: Berawal Pengamen, Jawara Indonesia Idol 2008, Driver Taksi Online hingga Aris Idol Ditangkap Polisi

Baca: VIDEO: Detik-detik Ruko 10 Pintu Ambles di Tebing Sungai Batang Masumai, Hanya dalam 30 Detik

“Iya benar (karena harga kargo naik),” ujar Presiden Direktur JNE M Feriadi, Selasa (15/1).

JNE melakukan penyesuaian tarif untuk pengiriman dari Jabodetabek ke seluruh Indonesia.

“Kenaikan variatif tergantung tujuan, range perkiraan mulai 10%-40%,” imbuh Feriadi.

Kantor jasa pengiriman barang
Kantor jasa pengiriman barang (TRIBUNJAMBI/TEGUH SUPRAYITNO)

Feriadi mengatakan, bukan saja JNE yang menaikkan harga pengiriman, tetapi anggota Asperindo juga sudah menaikkan harga.

“Kalau perusahaan yang jadi anggota Asperindo memang di bulan Januari diminta untuk naik karena itu hasil keputusan rapat pleno Asperindo bulan November tahun 2018 lalu,” ujar dia.

Feriadi mengatakan, untuk harga pengiriman Jabodetabek tidak naik lantaran bisa ditempuh memakai transportasi darat.

Baca: Khusus Hari Ini! Promo Paket Data Murah Telkomsel 50 GB Hanya Rp 150 Ribu, #SurpriseDeal

Baca: ISI Pidato Prabowo Subianto, Visi dan Misi Capres Bertajuk Indonesia Menang (Bagian 1)

“Sementara tidak akan naik, harga yang lain Jabodetabek ke seluruh wilayah yang memakai pesawat sudah naik per 15 Januari 2019,” ungkap dia.

Meski ada kenaikan harga pengiriman, Feriadi mengatakan, pihaknya masih memasang target pertumbuhan penjualan tahun ini.

“Saya perkirakan naik 30% tahun ini,” tuturnya.

Sumber : Kontan

Editor: suci
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved