Jadi Kawasan Langganan Banjir, PUPR Bentuk Tim Pembersihan Drainase

“Beberapa kawasan, tim kita sudah turun dan siang ini sudah ada yang mulai lancar airnya,” kata Yunius.

Jadi Kawasan Langganan Banjir, PUPR Bentuk Tim Pembersihan Drainase
tribunjambi/rohmayana
Hujan deras, langsung mengakibatkan kawasan rawan banjir tergenang air. Pemkab menyebut, banjir di beberapa kawasan, adalah banjir karena Sedimentasi drainase 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hujan deras di Kota Jambi, beberapa kawasan telah menjadi langganan banjir, seperti di Kaca Piring Telanaipura, Alam barajo dan beberapa daerah lainnya. Akibatnya, setiapkali hujan deras, warga di sana harus mengamankan barang-barang berharga milik mereka.

Dari pantauan Tribunjambi.com, warga yang tinggal di kawasan tersebut mengaku sudah terbiasa karena sering kali terkena banjir.

Menanggapi hal tersebut, Yunius, Kabid SDA Dinas PUPR Kota Jambi mengatakan, banjir yang terjadi saat ini lebih banyak diakibatkan oleh sedimentasi drainase. Sehingga hal tersebut membuat saluran air menjadi tersumbat. Saat hujan lebat, maka air akan tergenang.

Hujan deras yang terjadi, membuat beberapa kawasan di Kota Jambi, terendam banjir
Hujan deras yang terjadi, membuat beberapa kawasan di Kota Jambi, terendam banjir (tribunjambi/rohmayana)

“Sebagian besar penyebabnya karena sedimentasi sampah di drainase. Beberapa drainase masalahnya seperti itu. Sehingga saat hujan terjadi banjir karena air tidak mengalir dengan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, untuk beberapa lokasi banjir, pihaknya sudah ada tim yang turun melaksanakan pembersihan drainase.

“Beberapa kawasan, tim kita sudah turun dan siang ini sudah ada yang mulai lancar airnya,” kata Yunius.

Baca: 4 Pelatih Tentara Tersambar Petir Usai Latih Secaba TNI AD di Pegunungan, Satu Diantaranya Tewas

Baca: Tinggal Tunggu Pemeriksaan BKPSDM, 100 Persen CPNS Jambi Sudah Kirim Berkas

Baca: Tiap Pagi Minum Air Lemon Hangat, Banyak Manfaat dari Kebiasaan itu, Istri David Beckham Rasakan itu

Dikatakan Yunius, banjir yang terjadi sebagian besar merupakan titik- titik yang memang rawan banjir. Sehingga, diperlukan anggaran yang besar untuk mengurangi dampak banjir.

“Kita sudah koordinasi dengan Pemprov juga. Untuk sementara kita terus lakukan sosialisasi juga untuk mengajak warga sekitar gotong royong sesuai dengan petunjuk Pak Wali,” pungkasnya. (*) 

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved