Cerita Penyelam Dislambair dan Kopaska TNI AL di Dasar Laut Menemukan CVR Lion Air PK-LQP

Seorang petugas dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) TNI AL Koarmada 1, Serda Satria Margono Susanto, menjadi orang pertama yang mengangkat

Cerita Penyelam Dislambair dan Kopaska TNI AL di Dasar Laut Menemukan CVR Lion Air PK-LQP
Kompas.com
Serda Satria Margono (tengah), penyelam Dislambair Koarmada I TNI AL yang menemukan black box berisi CVR Lion Air di perairan Karawang, Senin (14/1/2019) 

Iwan menjelaskan penyelaman sudah dilakukan selama 7 hari.

Menurutnya, kondisi bawah laut selama penyelaman sepekan terakhir berubah-ubah, dengan kondisi terparah pada Minggu (13/1/2019).

"Kemarin paling parah. Visibilitynya 0 ya kemarin," kata dia.

Serda Satria Margono (tengah), penyelam Dislambair Koarmada I TNI AL yang menemukan black box berisi CVR Lion Air di perairan Karawang, Senin (14/1/2019)
Serda Satria Margono (tengah), penyelam Dislambair Koarmada I TNI AL yang menemukan black box berisi CVR Lion Air di perairan Karawang, Senin (14/1/2019) (Kompas.com)

Pencarian lanjutan merupakan intensi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam menemukan CVR yang cukup krusial untuk mengetahui kondisi dalam kokpit pesawat Lion Air PK-LQP sebelum jatuh di perairan Tanjung Karawang pada Senin (29/10/2018) lalu.

KNKT mengawali pencarian Selasa (8/1/2019) lalu, dengan menggandeng Pushidrosal TNI AL.

Pushidrosal pun mengerahkan KRI Spica-934 yang dilengkapi sistem mutakhir, salah satunya magnetometer untuk mendeteksi logam di bawah laut.

Sebelumnya, usai operasi SAR dihentikan pada Oktober 2018 lalu, KNKT sempat melakukan pencarian di perairan Tanjung Karawang menggunakan kapal MPV Everest mulai 19 Desember 2019.

Namun, karena tak membuahkan hasil, pencarian dengan kapal yang didatangkan dari Singapura itu dihentikan.

Pesawat Lion Air PK-LQP tipe B737-8 Max dengan nomor penerbangan JT 610 hilang kontak pada Senin (29/10/2018) pagi sekitar pukul 6.33 WIB.

Pesawat dengan rute Jakarta-Pangkalpinang ini dinyatakan jatuh di perairan Tanjung Karawang pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E.

Halaman
1234
Editor: bandot
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved