Lewati Lembah Mematikan Bernama 'No Man's Land', RPKAD Buyarkan 3.000 Pemberontak dengan Aksi Mistis

Bisa dikatakan, kisah satu ini merupakan kisah heroik nan menggemparkan dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Lewati Lembah Mematikan Bernama 'No Man's Land', RPKAD Buyarkan 3.000 Pemberontak dengan Aksi Mistis
Resiman Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD). (Moh Habib Asyhad) 

TRIBUNJAMBI.COM - Bisa dikatakan, kisah satu ini merupakan kisah heroik nan menggemparkan dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Kekuatan Kopassus yang tak tertandingi, bukan hanya diakui bangsa Indonesia. Di negara lain, jejak Kopassus diakui dan diapresiasi.

Anggota Kopassus bahkan sempat mencetak sejarah melegenda di PBB.

Kala itu, Kongo tengah dilanda badai mencekam akibat adanya kumpulan pemberontak.

Baca Juga:

Kopassus dan Raider Diperlukan Untuk Memburunya ke Poso, Ini Kekuatan Ali Kalora Pengganti Santoso

Menyusup ke Markas GAM, Intel Kopassus Diminta Menyembunyikan Istri Panglima GAM

Pasukan Elite AS Angkat Tangan saat Disuruh Makan Durian, Kopassus Vs Green Berrets

Rahasia di Balik Kekuatan Super Kopassus, Ular Kobra jadi Mainan lalu Minum Darahnya

Akhirnya, Indonesia pun mengirimkan tim terbaik yang dikenal sebagai pasukan Garuda III.

Letjen Kemal Idris saat itu memimpin pasukan Garuda III. Mereka bermarkas di kawasan Albertville.

Adaptasi dengan warga

Ilustrasi Kopassus
Ilustrasi Kopassus (Capture/Film Merah Putih Memanggil)

Selama bertugas di sana, pasukan Garuda III mudah beradaptasi dengan warga setempat.

Para anggota Kopassus kerap berinteraksi, hingga mengajarkan cara memasak makanan Indonesia. Tak heran, warga kerap menaruh kepercayaan tinggi.

Alhasil, pergaulan hangat yang dijalin pasukan Garuda III, membuat warga turut bersimpati atas program yang dilancarkan untuk mengamankan daerah tersebut dari pemberontak.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved