Kopi Urutan Ketiga Setelah Karet dan Sawit, Jambi Miliki 3 Jenis Kopi Terbaik Dunia

Stan yang disusun tersendiri, bertajuk Ngopi tanpa batas disediakan untuk mempromosikan kopi Jambi.

Kopi Urutan Ketiga Setelah Karet dan Sawit, Jambi Miliki 3 Jenis Kopi Terbaik Dunia
tribunjambi/fitri
Dialog Kopi Nusantara dengan hastag #KopiJambiUntukDunia, di halaman kantor gubernur Jambi, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Ariansyah mengatakan, di Jambi, komoditas kopi menempati posisi ketiga setelah tanaman karet dan kelapa sawit. Hal ini juga menandakan kopi di Provinsi Jambi menjadi komoditas yang diandalkan.

Provinsi Jambi kata dia, memiliki tiga jenis kopi terbaik dunia yaitu Robusta, Liberica, dan Arabika. Dimana jenis kopi Robusta ada di Kabupaten Merangin, Arabika di Sungai Penuh dan Kerinci, dan Liberica ada di Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat.

Baca: Ahok Bebas dari Lapas 11 Hari Lagi, Ini Wanita yang akan Dia Kunjungi Pertama Kali

Baca: Kubah Lava Gunung Merapi Terus Tumbuh, Ini Kata BPPTKG

Baca: Pebulu Tangkis Putri Indonesia Rebut Emas Thailand Masters 2019, Tumbangkan Dominasi 6 Tahun

"Inilah yang menjadi kekuatan kita, memiliki kopi terlengkap dan terbaik di Indonesia bahkan dunia," ujar Ariansyah, saat Dialog Kopi Nusantara dengan hastag #KopiJambiUntukDunia, di halaman kantor gubernur Jambi, Jumat (11/1/2019) .

Dalam pameran Jambi Expo 2019 tahun, Kopi mendapatkan perhatian istimewa. Stan yang disusun tersendiri, bertajuk Ngopi tanpa batas disediakan untuk mempromosikan kopi Jambi. Beberapa pelaku usaha kopi yang meramaikan pameran ini.

"Kita terus melakukan gerakan secara masif, dimana ada kegiatan-kegiatan di sanalah kita munculkan kopi, dan saat ini telah ada 49 kafe yang menyuguhkan kopi," kata Ariansyah.

komoditas kopi menempati posisi ketiga setelah tanaman karet dan kelapa sawit. Hal ini juga menandakan kopi di Provinsi Jambi, menjadi komoditas yang diandalkan.
komoditas kopi menempati posisi ketiga setelah tanaman karet dan kelapa sawit. Hal ini juga menandakan kopi di Provinsi Jambi, menjadi komoditas yang diandalkan. (tribunjambi/fitri)

Hingga saat ini di Jambi sudah terdapat 85 coffeeshop dan 16 roaster yang tersebar di seluruh wilayah Jambi. Rata-rata seluruh Kabupaten/Kota di Jambi sudah memiliki Coffeeshop. Tetapi Coffeeshop yang terbanyak ada di Kota Jambi, sebanyak 49 Coffeeshop.

Pihaknya dan dinas dinas terkait secara bertahap menggeliatkan dan memperkenalkan terus kopi Jambi agar menjadi kebiasaan dan tradisi. Hal ini sekaligus sebagai persiapan Jambi akan menjadi tuan rumah pelaksana Hari Kopi Internasional yang direncanakan akan berlangsung ditahun 2019 ini.

Dialog kopi nusantara ini juga menghadirkan pembicara Dewan Kopi Indonesia Anton Apriyantono, Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor BI Provinsi Jambi Fadhil Nugroho, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agus Rizal dan Edhyanto dari Komunitas Kopi.

Baca: Korban Bom Thamrin 14 januari Beri Pesan, Ini isinya

Baca: Laki-laki yang Melamar Siti Badriah Bertato, Lihat Foto-fotonya, & Momen Saat Cincin Ibunda Dipakai

Baca: Kawanan Curanmor yang Resahkan Warga Tebo Diringkus Polisi, 1 Orang Terpaksa Dihadiahi Timah Panas

Dewan Kopi Indonesia Anton Apriyantono, menyampaikan Hari Kopi Nasional di bentuk pada 11 Maret 2018 dan tugas Dewan Kopi Nasional sendiri yaitu bagaimana bisa mensinergikan seluruh bidang perkopian agar kopi Indonesia unggul.

"Konsumsi kita masih sangat minim dibandingkan negara lain. Padahal Indonesia memiliki sisi keunikannya. Akan tetapi salah satu kelebihan Jambi ini memiliki satu gugusan yang bisa ditanami kopi. Dan ini telah terbukti," katanya.

Namun, Anton menyebut, masih begitu banyak permasalahan, dan pemahaman terkait hal tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkannya pendamping petani dalam pengembangan kopi.

Baca: Klaim Sandiaga Uno Sudah Kampanye di 1.000 Titik Dikomentari Iwan Fals, Tim Jokowi Tanggapi Sinis

Baca: Kisah Selingkuh Dosen Sedang Gulat dengan Mahasiswi Digerebek Istri, Dosen Putuskan Memilih Satu

Baca: Terlibat Prostitusi Artis, Robby Abbas Sebut Ada yang Sampai Hamil : Dia Artis Ternama

"Rasa kopi Jambi semua enak dan punya keunikan tersendiri dan pantas diangkat untuk dunia, semoga keberadaan saya di Jambi ini mudah-mudahan bisa mempercepat perkembangan kopi baik di Nasional hingga internasional," tutur Anton.

Anton juga mengatakan, kopi sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat sebagai pendongkrak pendapatan. Sehingga kerjasama segala sektor begitu diperlukan.

"Mulai dari lahan dan pengolahan hingga pengembangan ekonomi pada pemasarannya," pungkasnya. (*)

Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved