Semua Kantor di Muarojambi, Miliki Finger Print, Sekda: 'Jangan Ada ASN Masuk Siang Pulang Cepat'

Dia juga menegaskan, jika dalam tahap uji coba kedapatan pegawai atau oknum yang merusak perangkat finger print, maka akan di tindak tegas.

Semua Kantor di Muarojambi, Miliki Finger Print, Sekda: 'Jangan Ada ASN Masuk Siang Pulang Cepat'
tribunjambi/syamsul bahri
Sekda Muarojambi, M Fadhil Arief 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pemerintah Kabupaten Muarojambi, terus berupaya memperbaiki kinerja seluruh ASN di lingkup Pemkab Muarojambi. Hal ini sebagai bentuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Salah satu bentuk upaya nyata dari Pemkab Muarojambi saat ini yang sudah di lakukan adalah pelaksanaan absen finger print. Absen finger print di godok-godok sebagai aturan untuk mendisiplinkan ASN. 

"Absen elektronik atau finger print sudah ada di semua kantor di Pemerintahan Muarojambi. Ini upaya kita untuk menertibkan ASN kita untuk lebih disiplin lagi. Jadi, tidak ada yang masuk siang pulang cepat," jelas Sekda Muarojambi, M Fadhil Arief, Rabu (9/1/2019).

Baca: Ustaz Abdul Somad Doakan Kesembuhan Bagi Arifin Ilham, Alvin Faiz Ungkap Obrolan dengan Habib Rizieq

Baca: Peringati HUT Provinsi Jambi, Sekda M Fadhil Arief, Pimpin Upacara di Muarojambi

Baca: Wanitanya Tiap Hari Selama 14 Tahun Selalu Melamar Pria Ini, Tapi Selalu Ditolak, Kini Ia Bahagia

Saat ini kata Sekda, penerapan finger print masih dalam tahap uji coba. Pada tahap ini, Sekda meminta kepada seluruh ASN untuk menjaga keamanan dan kelayakan dari perangkat finger print yang sudah ada.

"Absen elektronik yang ada di kantor semua pada tahap uji coba. Jadi, kita harapkan untuk menjaga keamanan dan kelayakannya, jangan di rusak," imbau Sekda.

Dia juga menegaskan, jika dalam tahap uji coba kedapatan pegawai atau oknum yang merusak perangkat finger print, maka akan di tindak tegas. Sebab, di semua kantor tidak hanya di pasang finger print, melainkan juga CCTV.

"Jika ada pegawai atau oknum yang merusak finger print kena pidana, kita akan proses secara hukum. Kalo memang tidak bisa masuk, ya jangan masuk, jangan alat yang di rusak," pungkasnya.(*)

Baca: Bayaran Tukang Cukur Mahal, Gaji Sopir Pribadi Puluhan Juta, Segini Jumlah Kekayaan Hotman Paris?

Baca: VIDEO: Detik-detik Menegangkan Ketua DPRD Bombana Acungkan Badik ke Anggotanya, Rapat Dewan Ricuh

Baca: KPU akan Bentuk Relawan Demokrasi, Ini Fungsi dan Perannya

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved