Berstatus Tersangka Korupsi, Nama Caleg Tidak Dicoret dari DCT

"Para caleg tersebut meskipun ditetapkan tersangka nantinya oleh KPK, tetap tidak akan merubah komposisi pada surat suara," katanya.

Berstatus Tersangka Korupsi, Nama Caleg Tidak Dicoret dari DCT
Tribunjambi/Andika
Komisioner KPU Provinsi Jambi Sanusi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Calon anggota legislatif yang menjadi tersangka oleh KPK, tetap masuk dalam daftar calon tetap ( DCT). Selain itu, nama tersebut tidak dapat digantikan.

Komisioner KPU Provinsi Jambi, Sanusi, mengatakan, untuk masalah penetapan tersangka tersebut, bukan ranah KPU. Namun, pada pencalonannya meskipun nantinya ditetapkan tersangka tetap akan masuk dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) pada surat suara.

Baca: Belum Ada Petunjuk Teknis Terkait P3K, BKPSDM Tanjabtim Imbau Warga Hati-Hati dengan Modus Penipuan

Baca: Ular Piton Sepanjang 4 Meter Picu Kepanikan karena Lolos dari Bonbin, Ketemu di Lokasi Tak Terduga

Ilustrasi. Petugas menunjukkan barang bukti terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (18/11/2018). KPK menetapkan 3 orang tersangka yakni Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu, Kadis PUPR Pakpak Bharat David Anderson Karosekali, dan seorang swasta Hendriko Sembiring serta mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 150 juta terkait kasus suap proyek di dinas PUPR Pakpak Bharat tahun anggaran 2018.
Ilustrasi. Petugas menunjukkan barang bukti terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (18/11/2018). KPK menetapkan 3 orang tersangka yakni Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu, Kadis PUPR Pakpak Bharat David Anderson Karosekali, dan seorang swasta Hendriko Sembiring serta mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 150 juta terkait kasus suap proyek di dinas PUPR Pakpak Bharat tahun anggaran 2018. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Para caleg tersebut meskipun ditetapkan tersangka nantinya oleh KPK, tetap tidak akan merubah komposisi pada surat suara," katanya.

Komisioner KPU Provinsi dua periode ini menyebutkan, jika nanti ada caleg yang ditetapkan tersangka, pihaknya belum bisa memastikan apakah pada surat suara nanti akan ditandai dan juga diumumkan kepada masyarakat pada 17 April mendatang.

"Yang jelas penandaan pada surat suara itu pada caleg mantan koruptor pastinya," ujarnya. (*)

Baca: Sudah Tidur Bersama, Wanita Ini tak Sadar Kekasihnya Ternyata Wanita, Terungkap Gara-gara Uang

Baca: 6 Fakta Bisnis Pemuas Berahi di Kalangan Selebriti Tanah Air, Perputaran Uang Gila-gilaan

Baca: Perselingkuhan Oknum Satpol PP Bungo yang Digerbek Isterinya di Bulian, BKPSDM Panggil Kasat Pol PP

Penulis: andika
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved